Bappeda Siapkan Anggaran Rp200 Miliar untuk Pembangunan MPP di Makassar

Nhico
Nhico

Rabu, 09 Februari 2022 09:39

Bappeda Siapkan Anggaran Rp200 Miliar untuk Pembangunan MPP di Makassar

Pedomanrakyat.com, Makassar – kepala Bappeda Makassar, Helmy Budiman mengatakan telah disiapkan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk kebutuhan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP).

Pembangunan MPP akan Dibebankan dalam APBD 2022.

MPP Dihadirkan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Rencananya, sejumlah kantor yang berhubungan dengan pelayanan umum bakal dipindahkan ke gedung tersebut.

“Kita siapkan anggarannya sekitar Rp200 miliar, yang di Taman Macan. Pokoknya sepanjang lurah sekarang itu kita akan rombak. Kantor lurah akan kita pindahkan. Relokasi tempatnya. Kemudian mal pelayanan publik itu mulai dari ujung kantor lurah sampai ujungnya kantor Telkom disitu kita akan bangun,” katanya.

Mal Pelayanan Publik bakal dikonsep menjadi delapan lantai karena seluruh pelayanan pemerintahan akan dipusatkan disana.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 April 2026 23:30
Hadiri Rakor Integrasi Aset Daerah, Munafri: Pentingnya Legalitas Aset Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publi...
Metro29 April 2026 22:24
Direksi PDAM dan Komisi B DPRD Makassar Tinjau Jaringan Pipa, Target Krisis Air Utara Tuntas 6 Bulan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi B DPRD Kota Makassar bersama Pelaksana Tugas (Plt) Direksi Perumda Air Minum Makassar meninjau langsung jaringa...
Metro29 April 2026 21:25
Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Munafri: Mitigasi Diperkuat, Antisipasi Banjir hingga Kebakaran
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana melalui berbagai langkah...
Metro29 April 2026 20:50
Abdul Rahman Soroti Aset Terbengkalai saat Pengawasan APBD, Minta Pemprov Lebih Responsif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Abdul Rahman, menyoroti sejumlah aset milik pemerintah pr...