Berkat Mandiri Benih, Petani di Maros Bisa Panen Padi 8 Ton

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Selasa, 02 Agustus 2022 11:00

Berkat Mandiri Benih, Petani di Maros Bisa Panen Padi 8 Ton

Pedomanrakyat.com, Maros – Program bantuan bibit gratis yakni Mandiri Benih yang digulirkan Pemprov Sulsel menjadi berkah tersendiri bagi petani.

Hal itu diakui Budirman, Penanggung Jawab Lapangan Mandiri Benih di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros.

Menurutnya, program Mandiri Benih membuat petani bisa mendapatkan bibit unggul sesuai dengan permintaan dan kebutuhannya.

Sebab, Mandiri Benih menyediakan bibit unggul berbagai varietas. Khusus di wilayahnya, bibit yang disalurkan adalah varietas padi unggul Inpari 42 dan Ciherang.

“Sebelumnya ada bantuan serupa dari Kementerian Pertanian. Tapi terkadang petani tidak mendapat bubit varietas yang mereka inginkan. Kadang petani maunya Inpari, tapi yang datang Ciherang,” ujar Budirman saat ditemui belum lama ini.

Budirman menjelaskan, proses penyaluran bibit dimulai dari pendataan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang dilakukan oleh petugas Dinas Pertanian.

Setelah benih tersedia, petani akan dihubungi untuk menjemput benih varietas yang mereka inginkan.

“Kualitas bibit Mandiri Benih ini bibit unggul karena ditangkar dari penangkaran Balai Benih Maros. Jadi dari benih pokok menjadi benih sebar,” ucapnya.

Sejauh ini, lanjut Budirman, seluruh benih terdistribusi tepat sasaran serta tepat waktu. Dengan kata lain, bibit datang ketika proses pengolahan lahan dan siap ditebar.

Seperti di Kecamatan Tanralili, sebanyak empat desa yang mendapat alokasi bibit mandiri benih. Keempat desa tersebut yakni Desa Kurru Sumange, Damai, Toddo Pulia dan Leko Pancing.

“Hasilnya sementara ada yang sudah panen, ada yang belum. Yang sudah panen hasilnya meningkat. Karena pendampimgan,mulai dari penyuluh untuk menebar benih hingga pengendalian hama penyakit,” tandasnya.

Salah satu perwakilan Kelompok Tani Tompo Mangai, Desa Damai, Razak menuturkan, Mandiri Benih menjamin ketersediaan benih unggul petani tercukupi.

Razak juga mengaku, sebelumnya para petani harus membeli bibit di produsen dengan harga cukup mahal.

“Alhamdulillah dengan adanya Mandiri Benih dari Bapak Gubernur, ketersediaan benih unggul tercukupi. Biasanya kami membeli bibit dari produsen dengan harga lumayan mahal. Sedangkan bantuan benih dari Pemprov kita bisa menghemat biaya. Sehingga biaya pembelian bibit, bisa digunakan membeli pupuk atau kebutuhan lainnya,” tutur Razak.

Berkat bantuan bibit Mandiri Benih ini pula, Razak yakin hasil panen padinya kali ini akan meningkat. Dari biasanya hanya 5 – 7 ton per hektar akan naik menjadi 7 – 8 ton.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah09 Juli 2026 23:39
Dukung Program Nasional, Bupati Luwu Timur Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Pertanian
Pedomanrakyat.com, Lutim – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menghadiri Rapat Koordinasi Finalisasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelan...
Metro09 Juli 2026 23:05
Di Era Achi Soleman Jadi Kadis Pendidikan, Makassar Juara Umum O2SN SD-SMP Tingkat Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan dan olahraga pelajar. Torehan tersebut...
Politik09 Juli 2026 22:35
KPU Sulsel Mulai Petakan TPS Khusus dan Reguler, Persiapan Pemilu 2029 Dimatangkan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan Pemilu 2029 dengan menggelar Rap...
Metro09 Juli 2026 22:14
Muhammad Sadar Minta APH Audit Bendung Lalengrie, Proyek Bernilai Miliaran Dinilai Belum Bermanfaat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan kembami menyoroti Bendung dan Embung Lalengrie yang terletak di Desa Ujung Lamuru, Kabu...