Pedomanrakyat.com, Makassar – Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan dan olahraga pelajar. Torehan tersebut dipersembahkan oleh siswa-siswi terbaik Kota Makassar yang berhasil mengharumkan nama Kota melalui ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2026.
Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, Kota Makassar sukses membina Sekolah sebagai Juara Umum O2SN 2026 jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Dari total 20 medali emas yang diperebutkan pada enam cabang olahraga oleh kontingen dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Kota Makassar sukses mendominasi dengan memborong 11 medali emas, menjadikannya sebagai peraih medali emas terbanyak sekaligus juara umum O2SN 2026.
Baca Juga :
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Kota Makassar meraih gelar Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2026 jenjang SD dan SMP tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan prestasi yang sangat membanggakan sekaligus menjadi bukti keberhasilan pembinaan peserta didik di bidang olahraga yang selama ini dilakukan Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama sekolah, guru, dan para pelatih.
“Alhamdulillah, Kota Makassar berhasil menjadi juara umum O2SN Tahun 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan meraih 11 medali emas,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).
“Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan nama baik Kota Makassar, dibawa kepemimpinan bapak Wali Kota Makassar (Pak Munafri Arifudin),” sambung Achi.
Capaian ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan prestasi peserta didik sekaligus mempertegas posisi Makassar sebagai salah satu daerah dengan kualitas pendidikan dan pembinaan olahraga pelajar terbaik di Sulawesi Selatan.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas atlet pelajar Makassar, tetapi juga mencerminkan keberhasilan pembinaan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama sekolah, guru, pelatih, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan talenta peserta didik.
Pembinaan yang berkesinambungan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Kota Makassar di tingkat provinsi, untuk melaju ke tingkat nasional.
Dominasi Makassar terlihat pada seluruh jenjang pertandingan, kontingen jenjang SD menyumbangkan tujuh medali emas dari sejumlah cabang olahraga.
Sedangkan kontingen SMP menambah empat medali emas, sehingga total raihan 11 medali emas mengantarkan Kota Makassar berdiri di puncak klasemen O2SN Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Achi menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan memberikan apresiasi kepada para atlet pelajar yang berhasil meraih prestasi sesuai komitmen yang telah disampaikan sebelumnya.
Bentuk apresiasi tersebut berupa pemberian beasiswa sebagai dukungan untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat para siswa.
“Sesuai komitmen Pemerintah Kota Makassar, tentu akan ada beasiswa yang diberikan kepada para siswa yang menjadi juara O2SN tingkat Provinsi Tahun 2026. Ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar mereka terus berprestasi,” katanya.
Pelaksanaan kompetisi O2SN Provinsi Sulawesi Selatan, berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Juli 2026. Pada O2SN 2026, terdapat enam cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni atletik, bulu tangkis, renang, pencak silat, senam, dan panjat tebing.
Para juara pertama di setiap cabang olahraga akan menjadi wakil Provinsi Sulawesi Selatan pada O2SN tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus 2026.
Penghargaan juara umum diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Kantor Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan AP Pettarani, Kamis (9/7/2026).
Penyerahan penghargaan dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, bersama Kepala BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Imran. Turut mendampingi, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Akhmad Muhajir, serta Kepala Seksi Manajemen SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar, Sulaeman.

Komentar