BI Resmi Luncurkan QRIS Tap, Simak Potensi Nilai Transaksi yang Diharapkan

Nhico
Nhico

Sabtu, 15 Maret 2025 12:15

BI Resmi Luncurkan QRIS Tap.
BI Resmi Luncurkan QRIS Tap.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) semakin masif melakukan pengembangan fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Secara bertahap, BI mempermudah penggunaan QRIS agar nilai transaksinya juga terdongkrak.

Teranyar, BI meluncurkan fitur QRIS berbasis Near Field Communication (NFC) atau biasa dikenal QRIS Tap. Fitur sudah jauh berkembang dari awal-awal fitur QRIS yang berupa kode QR bersifat statis.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono mengatakan, perluasan fitur QRIS ini memang diharapkan bisa meningkatkan nilai transaksi, selain juga meningkatkan inklusi. Maklum, BI memiliki roadmap terkait target-target nilai transaksi QRIS di beberapa tahun mendatang.

Jika mengacu pada Buku Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024, BI memperkirakan nilai transaksi QRIS hingga 2027 bisa mencapai Rp 750,3 triliun. Adapun, rata-rata pertumbuhan tiap tahunnya setidaknya mencapai sekitar Rp 97 triliun.

Dicky menyebutkan, selama ini nilai transaksi QRIS rata-rata per tahun ada di kisaran Rp 86 triliun hingga Rp 90 triliun. Ia optimistis dengan adanya QRIS Tap ini, secara transaksi tahunan setidaknya bisa ada di kisaran Rp 90 triliun hingga Rp 95 triliun.

“Dengan adanya teknologi yang asumsinya cepat di perkotaan, transportasi, ini penggunanya akan naik,” ujar Dicky, Jumat (14/3).

Meski demikian, implementasi QRIS Tap ini memang akan dilakukan secara bertahap untuk sektor-sektor tertentu. Pada tahap awal ini ada sekitar 2.353 merchant, yang terdiri dari sektor ritel, transportasi, kesehatan, hingga pendidikan.

Dari sisi gadget yang digunakan, Dicky bilang, implementasi QRIS Tap ini baru bisa digunakan untuk handphone android, sementara belum untuk sistem milik Apple. Sebab, Apple memiliki kebijakan untuk tidak langsung membuka akses yang sifatnya memfasilitasi sistem pembayaran.

“Yang pasti sekarang mereka belum memberikan izin atau konsen untuk digunakan sebagai pembayaran di Indonesia,” tambahnya.

Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem menambahkan, kehadiran QRIS Tap ini memang menjadi game changer untuk sistem pembayaran di tanah air. Ia bilang, Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) siap mendukung digitalisasi di sistem pembayaran.

Saat ini, untuk QRIS Tap baru ada 15 PJP yang bisa melayani penggunaan QRIS Tap. PJP tersebut terdiri dari bank dan lembaga keuangan non bank, antara lain BCA, BRI, BNI, Bank Mega, CIMB Niaga, Mandiri, Gopay, ShopeePay, Dana, Bank DKI, Permata Bank, Bank Sinarmas, Bank BPD Bali, Nobu Bank, serta Netzme.

Namun, Santoso bilang asosiasi memiliki peran untuk mendorong agar semua PJP bisa memiliki fitur ini. Di mana, saat ini ada sekitar 257 PJP, yang terdiri dari bank hingga lembaga keuangan non bank.

“Kita akan terus ekspansi semua PJP diharapkan mampu untuk bisa memberikan layanan QR Tap ini,” ujar Santoso.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 Juni 2026 23:26
Respons Kilat Dinsos Makassar Tangani Lansia Terlantar, Berhasil Dipulangkan ke Keluarga
Pedomamrakyat.com, Makassar – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, kembali menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat ya...
Nasional28 Juni 2026 22:28
Sekjen Kemenhut Dorong KHDTK Tumbang Nusa Jadi Model Nasional Pengelolaan Gambut Berbasis Kolaborasi
Pedomanrakyat.com, Pulang Pisau – Pengelolaan ekosistem gambut menjadi salah satu kunci memperkuat ketahanan Indonesia menghadapi perubahan ikli...
Metro28 Juni 2026 21:30
Ayo Donor Darah! Semarak HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Bantu Jaga Ketersediaan Stok Darah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Aksi donor darah menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54...
Metro28 Juni 2026 20:31
Usai Penertiban PKL, Dinas PU Makassar Kebut Perbaikan Drainase dan Trotoar di Mariso
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, terus bergerak menindaklanjuti program penataan kota d...