Bupati Maros Chaidir Syam Instruksikan Pengawasan Ketat Vape di Sekolah, Cegah Modus Baru Narkotika

Nhico
Nhico

Kamis, 07 Mei 2026 15:36

Bupati Maros Chaidir Syam Instruksikan Pengawasan Ketat Vape di Sekolah, Cegah Modus Baru Narkotika

Pedomanrakyat.com, Maros – Bupati Maros, Chaidir Syam, mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan Dinas Pendidikan meningkatkan pengawasan terhadap siswa di sekolah menyusul adanya indikasi penggunaan rokok elektrik atau vape yang diduga mengandung narkotika.

Langkah tersebut menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Maros dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba yang kini diduga mulai menyasar kalangan pelajar melalui berbagai modus baru.

“Kami akan menginstruksikan ke Kepala Dinas Pendidikan untuk mengarahkan seluruh pihak sekolah memantau murid-muridnya,” kata Chaidir, Rabu (6/5/2026).

Menurut Chaidir, penggunaan vape di lingkungan pelajar tidak lagi bisa dianggap sekadar tren gaya hidup. Ia menegaskan, pemerintah daerah menemukan indikasi adanya kandungan zat berbahaya dalam sejumlah produk vape yang beredar.

“Vape ini terindikasi ada kandungan narkobanya dan bisa membahayakan siswa-siswi kita,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Bupati Maros mengarahkan agar sekolah-sekolah meningkatkan pengawasan melalui inspeksi mendadak (sidak), termasuk pemeriksaan barang bawaan siswa guna mencegah masuknya produk berbahaya ke lingkungan pendidikan.

“Nanti kita akan menyurati pihak sekolah melalui Dinas Pendidikan untuk melakukan sidak kepada siswa,” jelas Chaidir.

Tak hanya di sekolah, Chaidir juga menegaskan Pemkab Maros akan memperluas pengawasan hingga ke toko-toko penjual vape dengan melibatkan aparat penegak hukum.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat tidak mengandung zat terlarang maupun bahan berbahaya lainnya.

Chaidir menilai fenomena vape yang diduga mengandung narkotika sebagai modus baru peredaran narkoba yang menyasar generasi muda dan harus segera diantisipasi secara serius.

“Kalau sudah narkotika, itu harus kita lawan dan hindari,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa bentuk peredaran narkotika kini semakin beragam sehingga membutuhkan kewaspadaan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat.

Selain pengawasan, Pemkab Maros juga membuka peluang kerja sama dengan organisasi anti-narkotika dan duta anti-narkoba untuk melakukan sosialisasi serta edukasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Ini bisa jadi motif terbaru dari para pengedar untuk merusak generasi muda,” kata Chaidir.

Melalui langkah tersebut, Bupati Maros menegaskan komitmennya dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat bagi para pelajar. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...
Olahraga15 Oktober 2026 20:04
Tembus 605 Peserta, Kosong Tujuh Fun Run 2026 Siap Guncang Serui
Pedomanrakyat.com, Serui – Antusiasme masyarakat menyambut Kosong Tujuh Fun Run 2026 di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, terbilang tinggi. Hingga p...
Metro15 Oktober 2026 19:27
Empat Kali Disurvey: Kanal Sinrijala Tak Kunjung Dikerja, Mahmud Siap Fasilitasi ke BBWS Pompengan Jeneberang
Pedomanrakyat.com, Makassar – Persoalan data desil yang menghambat akses anak terhadap bantuan pendidikan hingga tanggul Kanal Sinrijala yang tak ku...
Metro15 Oktober 2026 18:25
Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel akan mengg...