Bupati Chaidir Syam Buka Peluang Investasi Rp53 Miliar untuk Pengembangan Jagung di Maros

Nhico
Nhico

Senin, 22 Juni 2026 15:13

Bupati Chaidir Syam Buka Peluang Investasi Rp53 Miliar untuk Pengembangan Jagung di Maros

Pedomanrakyat.com, Maros – Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Maros dalam Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo membuahkan hasil positif. Melalui komunikasi yang dibangun langsung oleh Bupati Maros, Chaidir Syam, Kabupaten Maros berpeluang memperoleh investasi lebih dari Rp53 miliar untuk pengembangan komoditas jagung.

Minat investasi tersebut datang dari PT Gorontalo Pangan Lestari yang berencana mengelola hingga 12.000 ton jagung di Kabupaten Maros. Penjajakan kerja sama dilakukan di sela kegiatan PENAS XVII yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas pertanian dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan bahwa kehadiran Maros dalam PENAS XVII tidak hanya memberikan manfaat berupa transfer pengetahuan dan teknologi pertanian, tetapi juga membuka peluang investasi yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Selain menjadi sarana bagi petani dan nelayan untuk belajar dan bertukar pengalaman, kami juga mendapatkan peluang investasi yang sangat berharga untuk Kabupaten Maros,” ujar Chaidir Syam.

Menurutnya, investasi tersebut dapat memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi petani jagung di Maros.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat karena dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka peluang yang lebih luas bagi petani jagung di Maros,” katanya.

Chaidir menambahkan, salah satu harapan utama dari kerja sama ini adalah terciptanya kepastian pasar bagi petani. Dengan adanya investor yang siap menyerap hasil produksi, rantai distribusi dan pemasaran jagung diharapkan menjadi lebih kuat dan berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan Direksi PT Gorontalo Pangan Lestari, Jasin Mohammad, menilai Maros memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi jagung di kawasan timur Indonesia. Selain pembelian jagung pipilan kering, perusahaan juga berencana mengembangkan ekosistem bisnis yang mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani.

Di sisi lain, Kepala DPMPTSP dan Ketenagakerjaan Maros, Nuryadi, menyebut momentum PENAS XVII dimanfaatkan Pemkab Maros untuk memperluas jejaring investasi dan kerja sama antardaerah.

Menurutnya, komunikasi yang dibangun Bupati Chaidir Syam selama berada di Gorontalo berhasil membuka peluang kerja sama yang menjanjikan bagi pengembangan sektor jagung di Maros.

“Masih dalam tahap penjajakan, namun peluang untuk direalisasikan cukup terbuka, terutama dalam pembelian hasil produksi jagung petani Maros,” ujarnya.

Dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp53 miliar, kerja sama ini diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Kabupaten Maros.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 07:30
Kembali ke Kampung Halaman, Heriwawan Jalan Sehat Bareng 1.000 Warga Tellulimpoe Sinjai
Pedomanrakyat.com, Sinjai – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Heriwawan, kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, ...
Nasional30 Agustus 2026 19:22
Kemenhut Amankan 40 Hektare Zona Inti TNBBS, 4 Tersangka Perambahan dan Perburuan Ditahan
Pedomanrakyat.com, Bengkulu – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum Kehutanan) Wilayah Sumatera bersama Balai Be...
Olahraga30 Agustus 2026 18:30
KONI Makassar Siapkan Porkot 2027, Ismail Ingin Lahirkan Talenta Baru
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar mulai menyiapkan regenerasi atlet melalui Pekan Olahraga K...
Metro30 Agustus 2026 17:25
Alhamdulillah, Kafilah Sulsel Sabet Juara 2 MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Kafilah Provinsi Sulawesi Selatan menorehkan prestasi membanggakan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII...