Jawab Tantangan Kekurangan Stok Darah, Munafri Akan Libatkan RT-RW Jadi Penggerak Misi Kemanusiaan

Nhico
Nhico

Senin, 22 Juni 2026 06:59

Jawab Tantangan Kekurangan Stok Darah, Munafri Akan Libatkan RT-RW Jadi Penggerak Misi Kemanusiaan

Pedomanrakyat.com, Makassar –Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, merespons tantangan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar terkait meningkatnya kebutuhan darah di Kota Makassar.

Munafri menggagas gerakan donor darah rutin setiap pekan yang melibatkan seluruh kecamatan hingga tingkat RT dan RW. Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri rangkaian kegiatan peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 PMI Kota Makassar di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Makassar, (20/06/2026).

Dalam kesempatan itu, Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal, memaparkan bahwa kebutuhan darah di Makassar terus meningkat seiring bertambahnya rujukan pasien dari berbagai daerah di Indonesia Timur yang dipusatkan di Makassar.

PMI juga mencatat hingga pertengahan tahun ini telah mengumpulkan 16.568 kantong darah, dengan sekitar 85 persen berasal dari donor sukarela. Meski demikian, masih terdapat lebih dari seribu kantong darah yang diperoleh melalui donor keluarga karena keterbatasan stok.

“Jadi ini tamparan bagi kami, sehingga kami berharap dengan laporan kami kebutuhan darah kedepannya itu bisa relatif terpenuhi dari pendonor sukarela,” jelasnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Munafri menilai Kota Makassar memiliki potensi besar untuk membangun gerakan donor darah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Menurutnya, dengan sekitar 6.000 RT dan 900 RW yang tersebar di seluruh wilayah kota, kebutuhan darah dapat dipenuhi melalui pengaturan jadwal donor secara bergilir setiap minggu.

“Pemerintah kota siap mengambil peran. Ini persoalan kemanusiaan yang harus kita kerjakan bersama,” katanya.

Ia menegaskan donor darah adalah wujud aksi kemanusiaan yang tidak hanya akan membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Tetapi juga menjadi bentuk keikhlasan tertinggi sebagai pendonor.

“Orang yang mendonor adalah orang yang paling ikhlas. Dia tidak tahu siapa yang akan menerima darahnya, dari mana asalnya, apa agamanya, tetapi tetap memberikan demi menyelamatkan kehidupan orang lain,” tuturnya.

Munafri melanjutkan, sebagai tindak lanjut Pemerintah Kota Makassar bersama PMI Kota Makassar akan menyusun skema pelaksanaan donor darah rutin setiap pekan di seluruh kecamatan.

Gerakan tersebut akan melibatkan camat, lurah, hingga RT dan RW sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat, sehingga stok darah di Kota Makassar dapat terus terjaga sepanjang tahun.

Munafri mengatakan program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada awal Juli 2026 dengan sistem rotasi antar kecamatan setiap minggu.

“Kita berharap gerakan masif ini dapat memperkuat stok darah di Kota Makassar,” harapnya.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 September 2026 12:59
TP PKK Makassar Dalami Model Pemberdayaan Perajin di Kampung Batik Cibuluh
Pedomanrakyat.com, Makassar — Tim Penggerak PKK Kota Makassar berkunjung ke Kampung Batik Cibuluh, Kota Bogor, untuk melihat langsung pengembangan k...
Politik25 September 2026 12:16
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Pedomanrakyat.com, Parepare – Wali Kota Parepare Tasming Hamid menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki kontribusi penting dalam kehidupan masy...
Ekonomi25 September 2026 10:56
Aliyah Mustika Ilham Dorong Barongko Go International Lewat Kolaborasi Gastronomi Makassar–Prancis
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mendorong pengembangan kuliner khas Makassar agar semakin inovatif d...
Daerah25 September 2026 09:19
Bupati Yusran Lalogau Jadikan Maulid Nabi Momentum Perkuat Kebersamaan
Pedomanrakyat.com, Pangkep — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman Rumah ...