Bupati Maros Chaidir Syam Klaim Perputaran Uang di Kegiatan Harganas Tembus Rp3 Miliar

Nhico
Nhico

Rabu, 04 September 2024 20:45

Bupati Maros Chaidir Syam Klaim Perputaran Uang di Kegiatan Harganas Tembus Rp3 Miliar

Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menjadi tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Sulsel ke-31 yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang.

Kegiatan Harganas berlangsung selama dua hari, 1 dan 2 September 2024. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Pemkab Maros untuk mendorong para pelaku UMKM ikut andil dalam perayaan tersebut.

Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, perputaran uang selama kegiatan mencapai Rp3 miliar.

“Ini bisa membawa dampak positif bagi Kabupaten Maros, utamanya bagi sektor perekonomian. Peserta yang hadir dari Sulsel itu sekitar 3.000, jika satu orang membelanjakan uangnya sebanyak Rp1 juta itu perputaran uangnya sudah Rp3 miliar,” katanya, Senin (2/9/2024).

Para tamu menurut Chaidir Syam ramai-ramai ke Pantai Tak Berombak dan destinasi wisata lainnya.

“Semalam itu pengunjung yang ke PTB sangat membludak,” ujarnya.

Sementara itu Sekda Provinsi Sulsel, Jufri Rahman mengatakan, tahun ini pihaknya memberikan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Kepada BKKBN sebesar Rp165 miliar untuk percepatan penurunan stunting.

“Dari anggaran itu, telah terserap sekitar Rp52 miliar atau 31,73 persen,” terangnya.

Dana BOKB itu menurut Jufri penting sebab saat ini angka stunting di Sulsel masih sangat tinggi, yakni 27,4 persen.

“Masih sangat jauh dari target 14 persen, maknya kita mengerahkan segala daya upaya sehingga dapat mendekati target di akhir 2024,” jelasnya.

Tingginya angka stunting karena kurang tepatnya intervensi yang dilakukan pada sasaran prioritas yakni calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca persalinan, bayi dan anak-anak di bawah dua tahun.

“Tidak akurat dalam mengindentifikasi kelompok-kelompok yang mengakibatkan penggunaan sumber daya tidak efektif,” tutur Hamdan.

Dia menyebutkan, dari sembilan indikator layanan intervensi spesifik hanya tiga yang mencapai target.

Sementara itu, Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Sulsel Shodiqin menuturkan, dipilihnya Maros sebagai tuan rumah peringati Harganas, karena penanganan stuntingnya sangat baik.

“Saat ini Maros stuntingnya tersisa 18 persen,” tuturnya.

Dia mengatakan, ada beberapa upaya penurunan angka stunting yang saat ini pihaknya sedang lakukan.

Mulai dari pendewasaan usia perkawinan, mencegah adanya kehamilan muda dan tua. Dia mengklaim Peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat Sulawesi Selatan yang diadakan di Maros merupakan peringatan yang paling meriah.

“Menurut saya ini perayaan tersebar selama ini, peserta jalan santainya bahkan sampai 14.000 peserta,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Oktober 2026 23:36
Resmi Ditutup, 134 Peserta Siap Ikuti Pelatihan Relawan Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti ...
Metro01 Oktober 2026 23:13
Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak ASN Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk...
Nasional01 Oktober 2026 22:31
Pemerintah Siapkan Pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) untuk memperkuat tata kel...
Metro01 Oktober 2026 22:08
APBD-P 2026 Makassar Rp5,26 Triliun, Appi: Layanan Dasar dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengetok palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (AP...