Dorong Efektivitas Pemantauan Kawasan, Balai TN Babul Gelar Training SMART-RBM

Editor
Editor

Jumat, 20 November 2020 17:35

Suasana pelatihan mengenai Spatial Monitoring and Reporting Tool (SMART)
Suasana pelatihan mengenai Spatial Monitoring and Reporting Tool (SMART)

Pedoman Rakyat, Makassar – Dalam rangka mendorong peningkatan efektivitas pemantauan dan aktivitas konservasi untuk pengelolaan dan perlindungan Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, telah diadakan pelatihan mengenai Spatial Monitoring and Reporting Tool (SMART) yang diselenggarakan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN-Babul) dan Fauna & Flora International’s Indonesia Programme, baru baru ini di Hotel Harper Makassar.

Yusak Mangetan selaku Kepala Balai TN-Babul mengutarakan bahwa kegiatan ini dapat menunjang secara signifikan efektivitas pelaksanaan monitoring kawasan, sehingga dapat mendukung perlindungan kawasan konservasi khususnya kawasan TN-Babul.

“Pelatihan ini untuk para staf taman nasional agar dapat mendata keanekaragaman hayati dan ancaman di dalam kawasan agar kedepannya kawasan semakin terjaga dan termonitoring dengan baik. Saya berharap para peserta yang direkomendasikan untuk mengikuti agenda pelatihan ini dengan baik,” ungkap Yusak dalam sambutannya pada sesi pembukaan acara ini.

Yusak menambahkan bahwa perangkat SMART dalam pengaplikasiannya khususnya di Kawasan TN Babul bukanlah hal baru, namun memang belum diimplementasikan. “Mengingat perangkat ini dinilai cukup efektif, oleh karenanya upaya penyegaran mesti dilakukan agar kedepan kita dapat menggunakan dengan lebih baik, jadi segera kita akan implementasikan pada tahun 2021 ” pungkasnya

Sementara itu, Fardi Ali Syahdar selaku Project Manager Fauna & Flora International’s Indonesia Programme di Maros mengutarakan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari diisi dengan kegiatan kelas, praktek pengisian lembar, data dan memasukkan data ke dalam program SMART.

“Banyak peserta yang telah paham mengenai program _Spatial Monitoring and Reporting Tool – Resort Based Management_ (SMART-RBM) dan telah mampu mengintegrasikan antara data yang ada ke dalam program. Mereka tidak sabar untuk menjalankan program ini di resort dan seksi wilayah mereka,” terang Fardi.

Fardi menambahkan bahwa kegiatan ini dapat mendorong kepada perlindungan kawasan dan keanekaragaman hayati pada ekosistem Karst Maros Pangkep. (dir)

 Komentar

Berita Terbaru
Berita05 Desember 2020 02:51
Gempa Terkini BMKG: Parigi Moutong Diguncang, Pusatnya di Darat
gempa bumi terkini terjadi di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah....
Nasional05 Desember 2020 02:11
Polri Pertanyakan Update Kasus Denny Siregar-Abu Janda ke Polda Jabar, Hasilnya Mengejutkan
Mabes polri bicara perihal laporan pegiat sosial media Denny Siregar-Abu Janda yang dinilai mandek tanpa kejelasan. ...
Politik04 Desember 2020 23:19
Tak Tahu Soal Fasilitas Difabel di Makassar, Appi Diminta Kembali Turun ke Lapangan
Tanggapan paslon nomor 2 (Appi) bahwa tidak ada fasilitas umum untuk kaum difabel, saya kira beliau tidak lihat, barangkali kita jalan-jalan sedikit j...
Metro04 Desember 2020 22:16
Berantas Stunting di Makassar, Debbie Rusdin Pahamkan ASI Eksklusif ke Para Ibu
Debbie Purnama Rusdin turun tangan memberantas stunting di Kota Makassar...