Hadiri Launching Program Desa Anti Korupsi, Bupati Maros: Pengelolaan Dana Harus Semakin Baik, Transparan dan Akuntabel

Nhico
Nhico

Selasa, 07 Juni 2022 16:39

Hadiri Launching Program Desa Anti Korupsi, Bupati Maros: Pengelolaan Dana Harus Semakin Baik, Transparan dan Akuntabel

Pedomanrakyat.com, Maros – Penyelenggaraan pemerintahan desa yang bebas dari korupsi dengan birokrasi yang efektif merupakan impian dari masyarakat di perdesaan. Berkaca dari pengalaman di sejumlah daerah, cukup banyak terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan dalam pengelolaan Dana Desa, baik yang disebabkan karena minimnya fungsi pengawasan anggaran di desa, terbatasnya akses warga terhadap informasi seperti anggaran desa atau bahkan disebabkan minimnya pengetahuan dari aparatur desa dalam mengelola dan menatausahakan daana desa tersebut.

Hal-hal tersebut kemudian menjadi perhatian khusus Komisi Pemberantasan Korupsi RI dengan mendorong kampanye Desa Antikorupsi salahsatunya melalui pencanangan Program Desa Anti Korupsi 2022 yang bertemakan “Berawal dari Desa Kita Wujudkan Indonesia Bebas dari Korupsi”.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) pada Selasa (07/06/2022), menggelar Launching Program Desa Anti Korupsi untuk daerah Sulsel yang dipusatkan di Kabupaten Gowa tepatnya di Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu dimana desa ini menjadi salah satu dari 10 calon percontohan desa anti korupsi yang ditetapkan oleh KPK.

Pencanangan Program Desa Anti Korupsi dimaksudkan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya integritas dan nilai-nilai anti korupsi bagi pemerintah dan masyarakat desa yang ide pokoknya adalah memperbaiki tata laksana pemerintahan desa yang berintegritas dan memberikan pemahaman serta peningkatan peran serta masyarakat desa dalam upaya mencegah dan memberantas korupsi.

Hadir pada acara Launching tersebut, Ketua KPK Firli Bahuri, Menteri Desa PDDT A. Halim Iskandar, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman bersama sembilan Gubernur lainnya, Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Awan Nurmawan, Direktur Jenderal Bina Pemerintah Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo, Bupati Gowa Adnan Purichta selaku tuan rumah dan Bupati Maros HAS Chaidir Syam.

KPK berharap dengan kick off desa anti korupsi ini akan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya untuk menjadikan desanya menjadi desa yang bersih dari praktek korupsi.

Sementara itu, Bupati Maros HAS Chaidir Syam, ditemui usai mengikuti acara Launching Program Desa Anti Korupsi menyampaikan ekspektasinya: “kita berharap dengan kegiatan ini, pengelolaan Dana Desa bisa semakin baik, transparan dan akuntabel untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa serta penyelenggaraan pemerintahan desa yang bebas korupsi.”

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 Juli 2026 15:34
Gubernur Andi Sudirman Umumkan Pemenang Umrah Gebyar Pendapatan Sulsel Lewat Panggilan Video
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan para pemenang Gebyar Pendapatan Sulsel 2026 periode Januari–Jun...
Daerah17 Juli 2026 14:23
Jalan Kuri Caddi Maros Mulai Dikerjakan, Anggaran Capai Rp1,18 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros mulai merealisasikan program peningkatan infrastruktur jalan pada 2026. Salah satunya mela...
Daerah17 Juli 2026 14:04
Pemkab Luwu Timur Tingkatkan Budaya Siaga Bencana Lewat Sosialisasi KIE
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya peningkatan kes...
Politik17 Juli 2026 13:12
Amirullah Nur Saenong Resmi Bergabung SOKSI, Andi Patarai: Sebuah Kehormatan bagi Kami
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai ...