Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros bersama Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Maros resmi membuka bimbingan manasik haji reguler musim haji 1448 H/2027 M sekaligus menyambut kepulangan jemaah haji tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Maros, Kecamatan Turikale, Rabu (15/7/2026).
Bupati Maros Chaidir Syam membuka kegiatan yang dihadiri Kepala Kanwil Kemenhaj Sulawesi Selatan H. Iqbal Latif, Forkopimda, Kepala Kemenag Maros, pimpinan KBIHU, serta ratusan calon jemaah haji.
Iqbal Latif menyampaikan penyelenggaraan haji 2026 berjalan baik dan mendapat apresiasi masyarakat. Seiring jadwal haji yang semakin maju, persiapan musim haji 2027 dilakukan lebih awal.
Baca Juga :
Untuk musim haji 2027, kuota sementara Kabupaten Maros sebanyak 463 jemaah, terdiri dari 453 calon jemaah reguler dan 10 jemaah prioritas lansia. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah sesuai daftar tunggu (waiting list).
Sementara itu, Kepala Kemenhaj Maros H. Ahmad Ihyadin melaporkan dari 628 jemaah haji Maros tahun 2026, sebanyak 626 orang telah kembali ke tanah air, sedangkan dua jemaah meninggal dunia di Makkah usai wukuf.
Ia menambahkan, pembinaan manasik haji tahun 2027 akan dilakukan melalui 40 kali pertemuan, terdiri atas 20 kali secara daring dan 20 kali tatap muka. Program tersebut diharapkan mampu mempertahankan prestasi Maros sebagai daerah dengan pembinaan haji terbaik yang telah diraih selama empat tahun.
Bupati Chaidir Syam mengajak seluruh calon jemaah mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh sebagai bekal sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Manasik haji merupakan bekal penting agar jemaah mampu melaksanakan ibadah dengan baik, sehat, mandiri, dan kembali menjadi haji yang mabrur,” ujar Chaidir.
Pemkab Maros juga mengapresiasi seluruh penyelenggara haji atas suksesnya pelaksanaan haji 2026 serta berharap kualitas pelayanan kepada jemaah terus meningkat pada musim haji mendatang.

Komentar