Hangus Terbakar, Jenazah Korban Kebakaran Depo Pertamina Sulit Diidentifikasi

Nhico
Nhico

Senin, 06 Maret 2023 22:07

Hangus Terbakar, Jenazah Korban Kebakaran Depo Pertamina Sulit Diidentifikasi

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Karumkit Bhayangkara Polri, Brigjen Pol Hariyanto, menjelaskan bahwa tim dokter RS Polri kesulitan mengindentifikasi jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang karena hangus terbakar.

Hal ini pun membuat kebanyakan jenazah tidak bisa diidentifikasi menggunakan sidik jari.

“Jadi yang lain-lain sudah tidak memungkinkan lagi untuk kami identifikasi dengan sidik jari. Kami mengandalkan gigi, kemudian properti, kemudian medis dan DNA. Jadi DNA sekarang masih proses, doakan dalam beberapa hari ke depan akan selesai. Kemudian hari ini kami fokus pada mengidentifikasi kembali dari gigi, kemudian medis, dan properti,” ujar Hariyanto di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/3/2023).

Sampai saat ini, kata Hariyanto, masih 16 kantong jenazah yang yang dikirim ke Rumah Sakit Polri. Dari 16 jenazah itu, 9 di antaranya berjenis kelamin pria, 6 perempuan, dan satu body part atau potongan tubuh.

Di luar satu body part jenazah, 6 dari 15 jenazah dapat diperiksa menggunakan metode sidik jari. Dari 6 jenazah tersebut, 3 di antaranya sudah teridentifikasi. Sementara itu, jenazah sisanya tak bisa diidentifikasi karena sudah hangus terbakar.

“Kemarin sudah diinformasikan oleh kapusinafis bahwa dari 15 jenazah ini, hanya 6 yang bisa (sidik jarinya diperiksa). Tapi yang keluar hanya 2 atau 3 kemarin. Itu yang kesulitan-kesulitannya, kenapa? Karena ya tempat sidik jarinya sudah rusak,” tuturnya.

Selanjutnya, tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri akan mengupayakan tes DNA pada jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang tersisa. Akan tetapi, ujar Hariyanto, proses identifikasi menggunakan tes DNA membutuhkan waktu yang lebih lama.

“Lima hari sampai dua minggu (tes DNA), jadi itu proses-prosesnya yang diambil, apakah ini dari tulang, dari darah dan sebagainya, dan kesulitannya itu nanti akan berbeda-beda,” terang Hariyanto.

Sementara itu, 3 jenazah yang berhasil teridentifikasi atas nama Fahrul Hidayatullah (28 tahun), Muhammad Bukhori (41 tahun), dan Iriana (61 tahun) sudah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing.

“Sudah, tiga-tiganya dipulangkan, hari pertama satu, hari kedua, dua. Doakan jenazah bisa teridentifikasi dengan baik,” tandas Hariyanto.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 Juli 2026 20:23
PI Migas Sulsel Dinilai Belum Berkeadilan, DPRD Sulsel dan ALMAMATER Desak Hak Daerah 10 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Besaran Participating Interest (PI) dalam pengelolaan hulu minyak dan gas bumi (migas) di Sulawesi Selatan dinilai...
Edukasi05 Juli 2026 19:23
PMR SMA Islam Athirah Bukit Baruga Raih Enam Juara di Youth Peer Camp 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Palang Merah Remaja (PMR) SMA Islam Athirah Bukit Baruga berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Yout...
Politik04 Juli 2026 19:48
PSI Sulsel Gelar Rakorwilsus, Perkuat Konsolidasi Struktur Menuju Target Kemenangan 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Wilaya...
Daerah04 Juli 2026 13:38
Dipimpin Haris Gani, DPRD Pangkep Mulai Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Pedomanrakyat.com, Pangkep – DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Rapat Paripurna penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (...