Hati-hati! Ada Teror Wafer Isi Silet Dibagikan ke Anak-anak, Polisi Kejar Pelaku

Jennaroka
Jennaroka

Selasa, 03 Agustus 2021 15:17

Wafer isi potongan silet. (Istimewa)
Wafer isi potongan silet. (Istimewa)

Pedoman Rakyat, JemberWafer berisi silet dibagikan ke anak-anak dan bikin heboh warga Jalan Cumpedak, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur. Potongan silet itu berada di sela-sela lapisan wafer. Jika dimakan, maka potongan silet bisa ikut tertelan.

Polisi kini mengejar pelaku yang membagi-bagikan wafer itu. “Jumat (30/7/2021) kemarin kami mendapat laporan ada pria yang membagikan wafer ke anak-anak. Setelah dibuka, dalamnya ada potongan silet dan isi staples,” kata Kapolsek Patrang AKP Heri Supadmo, Senin (2/8/2021).

Pelaku membungkus makanan yang disukai anak-anak itu dengan rapi. Sehingga kesannya wafer itu masih baru dan belum pernah dibuka.

“Untung kemarin itu waktu wafernya digigit sempat terasa keras. Lalu dimuntahkan. Dari situlah akhirnya di dalam wafer diketahui ada potongan silet dan isi staples. Anak yang diberi wafer ini kemudian memberitahu orang tuanya,” terang Heri.

“Pelakunya pria. Identitas masih kita lidik. Kita imbau orang tua berhati-hati jika anaknya dikasih sesuatu oleh orang tak dikenal. Agar tidak menimbulkan hal yang berakibat fatal,” kata Heri.

Sejauh ini, lanjut Heri, sudah ada dua orang tua yang melapor soal wafer berisi potongan silet itu. Namun polisi mendapat informasi sebelumnya hal serupa juga terjadi.

“Sasarannya anak-anak. Usia sekitar 3 sampai 9 tahun. Saya imbau orang tua agar waspada,” imbuh Heri.

Apa yang disampaikan polisi senada dengan yang disampaikan M Yasin, orang tua yang anaknya diberi Wafer. Wafer tersebut dibagikan seorang pria tidak dikenal ke anak-anak yang sedang bermain.

“Anak saya dikasih wafer itu ketika sedang bermain di depan rumah. Yang memberi seorang laki-laki. Jumat kemarin,” kata M Yasin.

Setelah bungkusnya dibuka, wafer itu kemudian dimakan. Saat dikunyah, menurut Yasin, anaknya merasakan ada benda keras. “Kemudian dikeluarkan dari mulut. Setelah dilihat, ternyata ada potongan silet dan staples,” kata Yasin.

Sang anak, kata Yasin, lalu memberitahu hal itu ke dirinya. Kemudian Yasin mencoba memeriksa sisa wafer yang masih utuh. “Setelah saya potong-potong, di dalamnya memang ada potongan benda-benda membahayakan itu. Kemudian saya laporkan ke polisi,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah21 April 2026 16:24
Wabup Pinrang Turun Tangan, Pasar Sentral Ditata Demi Kenyamanan Bersama
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Upaya menciptakan kenyamanan dan ketertiban di kawasan Pasar Sentral terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten P...
Metro21 April 2026 15:09
Munafri Respons DPRD, Regulasi Isu LGBT Segera Dibahas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, merespons sorotan DPRD terkait isu LGBT yang mengemuka dalam Rapat Paripurn...
Politik21 April 2026 14:07
DPRD Pangkep Ingatkan Pemda Soal PAD, Serapan Anggaran, dan Kinerja OPD
Pedomanrakyat.com, Pangkep – DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar rapat paripurna penyampaian rekomendasi terhadap Lapora...
Metro21 April 2026 13:53
Melinda Aksa Apresiasi Pelatihan GPK, Langkah Nyata Wujudkan Pendidikan Setara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dengan komitmen memperkuat pendidikan inklusi, Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, resmi membuka Pelatihan G...