Irjen Kementan Minta Pengawas Hukum Perketat Pintu Keluar Masuk Pangan di Wilayah Perbatasan

Nhico
Nhico

Minggu, 13 November 2022 20:46

Irjen Kementan Minta Pengawas Hukum Perketat Pintu Keluar Masuk Pangan di Wilayah Perbatasan

Pedomanrakyat.com, Kaltara – Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan), Jan Samuel Maringka meminta semua pengawas penegakan hukum untuk menjaga pintu keluar masuk komoditas pertanian di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia. Hal ini disampaikan Jan Maringka saat memimpin apel jaga pangan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik, Kalimantan Utara.

“Pengawasan ini penting untuk mendukung program strategis kementan terutama akselerasi ekspor dan peningkatan produksi dalam negeri,” ujar Jan Maringka, Minggu, 13 November 2022.

Jan mengatakan, kegiatan serupa juga dilakukan di semua wilayah perbatasan Indonesia seperti dari Sabang sampai Merauke dan Miangas sampai Pulau Rote. Di antaranya monitoring di PLBN Entikong, PLBN Terpadu di Distrik Sota, dan PLBN Motaain. Pemantauan ini dilakukan dalam rangka memastikan ketersediaan dan ketahanan pangan di titik terluar Indonesia.

“Hal ini pun menunjukkan komitmen Kementerian Pertanian dalam mewujudkan keamanan dan ketahanan pangan di titik-titik terluar Indonesia,” katanya.

Terkait dialog jaga oangan ini, Jan Maringka mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan melakukan pemeriksaan, baik pemeriksaan administratif maupun fisik terhadap komoditas pertanian yang dikirim ke Malaysia maupun yang masuk dari Indonesia.

“Hal ini dilakukan untuk mencegah tersebarnya HPHK (Hama Penyakit Hewan Karantina) dan OPTK atau Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina terhadap komoditas pertanian serta hewan ternak demi menjaga keamanan pangan,” katanya.

Sebelumnya Itjen Kementan juga menggelar dialog jaga pangan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara sebagai fungsi kontrol Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) yang terdiri dari BPKP, Kejaksaan, TNI dan Polri.

“Pengawasan bersama ini memiliki peran penting dalam penyelenggaraan good governance. Jadi tugas dan fungsi pengawasan semakin optimal jika dilaksanakan secara terpadu,” ujarnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah21 April 2026 19:26
Jaga Potensi Daerah, Pemkab Sidrap dan Kemenkum Sulsel Sepakat Lindungi Kekayaan Intelektual
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Ke...
Metro21 April 2026 18:22
Benchmark ke Blok M, Munafri Siapkan Transformasi Pasar Sentral Makassar Jadi Pusat Ekonomi Modern
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan komitmen serius dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan perdaganga...
Metro21 April 2026 17:27
Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi: Semangat Kartini Harus Hidup dalam Aksi Nyata Perempuan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi, menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupka...
Daerah21 April 2026 16:24
Wabup Pinrang Turun Tangan, Pasar Sentral Ditata Demi Kenyamanan Bersama
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Upaya menciptakan kenyamanan dan ketertiban di kawasan Pasar Sentral terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten P...