ITP Kolaborasi Dirikan Workshop Pengolahan Limbah Kayu

Editor
Editor

Sabtu, 17 September 2022 22:58

ITP Kolaborasi Dirikan Workshop Pengolahan Limbah Kayu

Pedomanrakyat.com, Takalar – Pusat Studi Pengelolaan Limbah ITP telah menunjukkan kerja nyatanya, tidak hanya menghasilkan kajian akademis tentang limbah dan lingkungan tapi dimulai dari kerja kolaboratif dengan pemilik usaha meubel.

Seperti kerjasama yang ditunjukkan hari ini, bersama pengusaha Tuan Muhajir, mendirikan workshop (bengkel) pengelolaan limbah kayu di kelurahan salaka, Pattallassang.

Para pengusaha meubel selama ini hanya menghasilkan meubeler seperti lemari, tempat tidur, meja dan kursi, namun belum mengolah limbah kayu seperti potongan kayu dan serbuk gergaji.

“Selama ini limbah kayu menjadi sampah, hanya dijadikan kayu bakar, kita bersyukur karena ITP memberi ide untuk mengelola limbah kayu menjadi kerajinan tangan sehingga bisa menambah penghasilan,”terang Tuan Muhajir, Kamis (15/9/2022).

Kepala Pusat Studi Pengelolaan Limbah ITP, Arif Mahmuda mengatakan bahwa ITP akan selalu berpikir untuk melakukan kolaborasi dalam menyelesaikan problem yang dialami masyarakat dan lingkungannya, seperti limbah ini. Kami ingin mengabdikan diri untuk membangun ekonomi sirkular, limbah harus dipandang sebagai sumberdaya yang menguntungkan semua pihak.

Bupati Takalar, Syamsari Kitta yang hadir untuk meresmikan workshop tersebut mengapresiasi gerak cepat ITP untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan problem yang dihadapi masyarakat.

“Inilah wujud nyata ekonomi sirkular yaitu mengubah limbah kayu yang sudah menggunung, dan sisa-sisa kayu dalam potongan kecil yang tidak lagi digunakan menjadi produk berharga, yang bisa mendatangkan pendapatan tambahan bagi pengusaha, saya berharap dari limbah ini bisa bermunculan usaha-usaha baru, apalagi ITP memang konsern mendidik mahasiswanya untuk menjadi kelompok pengusaha, ” harap Syamsari.

Dandim dan Kapolres Takalar yang hadir, memberikan testimoni dukungan atas ide produktif mengolah limbah menjadi produk komersil. Keduanya berharap ini bisa diadopsi oleh seluruh pengusaha yang ada di Takalar.

Seluruh komponen yang hadir pada peresmian workshop pengolahan limbah kayu yaitu kepala OPD, camat, lurah serta mahasiswa ITP.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro22 April 2026 23:27
Langkah Berani Wali Kota Munafri, Hemat Rp60 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas Hingga 70 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali membuat gebrakan memangkas anggaran sekitar Rp-60 miliar, di tahun ...
Politik22 April 2026 22:28
Jelang P2P 2026, Bawaslu Sulsel Kuatkan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin pengawasan partisipatif, mela...
Daerah22 April 2026 21:29
Bupati Syaharuddin Alrif di Tudang Sipulung, Target 1 Juta Ton Gabah Jadi Komitmen Bersama
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tudang sipulung mempersiapkan musim tanam (MT) II gun...
Metro22 April 2026 20:30
Wawali Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal...