Pedomanrakyat.com, Jakarta – Jenazah Lily Wahid adik kandung Presiden RI ke 4 KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Selasa sore (10/5/2022) dikebumikan di komplek makam Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur. Jenazah Lily Wahid dimakamkan di sebelah selatan makam Gus Dur.
Pemakaman wanita bernama asli Lily Khadijah Wahid ini dihadiri pengasuh dan keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dalam sambutannya Khofifah menyatakan, semasa hidupnya sosok almarhumah Lily Wahid dimanfaatkan untuk memikirkan kondisi bangsa dan negara.
“Perjuangan Ibu Lily Khadijah Wahid untuk memajukan bangsa,” kata Khofifah, di Jombang, Selasa (10/5/2022).
Baca Juga :
Menurut Khofifah, sebelum meninggal dunia Lily ingin mengajak Khofifah menguatkan matematika anak-anak di era teknologi modern seperti saat ini.
Lily menilai logika berpikir matematika pada anak di era teknologi dinilai sudah mulai berkurang.
“Pesan beliau kepada saya, bahwa pada tanggal 23 April 2022 beliau berencana silaturahim ke Tebuireng, selanjutnya bertemu saya untuk membahas penguatan matematika anak-anak karena sudah makin mengandalkan teknologi sehingga penggunaan berfikir dan logika matematika sudah banyak berkurang,”ungkap Khofifah.
Namun, kata dia, rencana pembahasan yang di inisiasi Lily gagal, karena pada tanggal 24 April 2022 almarhumah harus melakukan observasi jantung dan akhirnya ada informasi pada 9 Mei 2022 beliau dipanggil menghadap Allah SWT.
“Semoga beliau dipanggil dalam keadaan husnul khotimah. Semua amal ibadahnya diterima Allah dan hilafnya diampuni Allah. Keluarganya diberi keikhlasan dan ketabahan serta kesabaran,”pungkasnya.

Komentar