JRM Kritik Kebijakan Bus Trans Andalan: Resahkan Supir-PO Lokal

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 21 Juli 2023 16:54

JRM Kritik Kebijakan Bus Trans Andalan: Resahkan Supir-PO Lokal

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memberi kendaraan bus trans Andalan untuk menunjang daerah menjadi objek wisata menui kritikan.

Salah satunya dari Anggota DPRD Sulsel, Jhon Rende Mangontan (JRM). Menurutnya, pembagian kendaraan ke daerah untuk menjawab peningkatan kunjungan Wisata.

Hal tersebut tentu diselaraskan dengan program pemerintah Provinsi untuk koneksitas Bandara, stasiun kereta api dan terminal-terminal yang ada.

“Namun kenyataan tidak demikian, misalnya di Toraja malahan menutup aktivitas dari angkutan umum,” kata JRM, Jumat (21/7/2023).

Pasalnya, mereka mengangkut dan menurunkan penumpang tidak sesuai dengan rencana awal, sehingga para sopir dan perusahaan otobis (PO) lokal mulai resah dengan keberatan.

“Kebijakan ini tidak ada kajian yang matang, malahan menimbulkan keresahan masyarakat terutama sopir-sopir dan PO lokal,” tambah JRM.

Kendati demikian kata dia, tujuan dari bantuan ini sangat bagus uuntuk koneksitas antara kawasan objek wisata dengan bandara dan stasiun kereta api agar meningkatkan kunjungan wisatawan ke objek wisata, karena selama ini dianggap kurang kunjungan.

“Namun kendala jasa transportas dilapangan terjadi sebaliknya, sehingga bisa menimbulkan konflik horisontal,” bebernya.

Olehnya itu kata Wakil Ketua Komisi D ini, untuk mengantisipasi terjadinya riak-riak maka harus dilakukan kajian ulang dan dibuatkan regulasi agar pengusaha dan Sopir angkot tidak merasa dirugikan

“Karena kalau ini di biarkan pasti akan terjadi konflik lokal. Tak hanya itu saya lihat juga kenapa harus pasang foto-pejabat disitu, contoh di makassar bus damri steril dari foto-foto pejabat,” jelas JRM.

Legislator Golkar Sulsel ini juga telah minta agar agendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di komisi D untuk mengundang Kadishub, Biro Kesra, Biro Keuangan dan Organda Kabupaten serta PO minasata.

“Setidaknya kami berharap agar yang menjadi trayek yang ada sekarang sebaiknya di hentikan dulu agar tidak terjadi konflik di lapangan,”tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Oktober 2026 14:48
Tiga Damkar Pangkep Gugur, Kemendagri Beri Bantuan untuk Ahli Waris
Pedomanrakyat.com, Pangkep — Duka atas gugurnya tiga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkep turut mendapat perhatian dari Kementerian ...
Metro02 Oktober 2026 14:16
Ribuan ASN Rutin Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jaga Konsistensi Lingkungan Asri
Pedomanrakyat.com, Parepare — Pemerintah Kota Parepare terus memperkuat komitmennya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan Jumat Bersih. Seti...
Metro02 Oktober 2026 13:18
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Pedomanrakyat.com, Makassar– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menyapa masyarakat Pulau Lumu-lumu, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Jum...
Daerah02 Oktober 2026 12:32
Pemkab Lutim Siapkan Audiensi dengan Menkes, Usulkan Penguatan RS dan Puskesmas
Pedomanrakyat.com, Lutim — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyiapkan sejumlah usulan penguatan layanan kesehatan untuk disampaikan dalam audiensi ...