Kemenhut: Wisata Alam di Taman Nasional Bali Barat Sesuai Aturan Berbasis Zonasi

Nhico
Nhico

Kamis, 07 Mei 2026 15:10

Kemenhut: Wisata Alam di Taman Nasional Bali Barat Sesuai Aturan Berbasis Zonasi

Pedomanrakyat.com, Jakarta — Kementerian Kehutanan menegaskan, seluruh aktivitas pemanfaatan wisata alam di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) telah berjalan sesuai prosedur perizinan. Penegasan ini disampaikan sebagai respons atas berkembangnya informasi di ruang publik terkait aktivitas di dalam kawasan konservasi tersebut.

Pemerintah menilai penting memberikan klarifikasi berbasis data dan hasil verifikasi. Mengingat TNBB merupakan kawasan strategis dengan keanekaragaman hayati tinggi di wilayah Bali bagian barat.

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, kegiatan yang berlangsung berada di dalam zona pemanfaatan TNBB. Yakni area yang secara legal diperuntukkan bagi wisata alam terbatas.

Zona ini telah ditetapkan dalam dokumen zonasi resmi dan menjadi bagian dari sistem pengelolaan taman nasional. Dan telah menyeimbangkan fungsi perlindungan dan pemanfaatan.

“Kementerian Kehutanan memastikan seluruh aktivitas tersebut telah mengantongi persetujuan pemerintah. Termasuk perizinan berusaha pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam serta dokumen persetujuan lingkungan yang dipersyaratkan,” Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Ristianto Pribadi, Selasa, 5 Mei 2026.

Dengan demikian, kegiatan yang berjalan merupakan bagian dari skema pemanfaatan yang sah dan terencana. Pengawasan dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran terhadap prinsip konservasi.

Pengawasan juga dilakukan untuk perlindungan habitat satwa kunci dan ekosistem pesisir. Ia menegaskan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap setiap aktivitas di kawasan konservasi.

“Taman Nasional Bali Barat memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Karena itu, setiap bentuk pemanfaatan harus melalui proses perizinan yang ketat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan TNBB mengedepankan prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dan keberlanjutan jangka panjang. Pihaknya memastikan pemanfaatan wisata alam tidak hanya memberi nilai ekonomi, tetapi juga menjaga keutuhan kelestarian keanekaragaman hayati.

Kementerian Kehutanan menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan TNBB berjalan transparan, akuntabel. Dan tetap berpijak pada prinsip konservasi, sehingga manfaatnya berkelanjutan tanpa mengurangi fungsi utama kawasan perlindungan keanekaragaman hayati.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Mei 2026 16:29
Wabup Sudirman Tegaskan Komitmen Transparansi Usai Audit BPK di Pinrang
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Upaya menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel terus diperkuat Pemerintah Kabupaten P...
Metro07 Mei 2026 15:36
Bupati Maros Chaidir Syam Instruksikan Pengawasan Ketat Vape di Sekolah, Cegah Modus Baru Narkotika
Pedomanrakyat.com, Maros – Bupati Maros, Chaidir Syam, mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan Dinas Pendidikan meningkatkan pengawasan ...
Politik07 Mei 2026 14:30
DPRD Makassar Usul Anggaran MHM Dialihkan untuk Pendidikan dan Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Program Makassar Half Marathon (MHM) yang dianggarkan melalui APBD Kota Makassar sebesar Rp2,5 miliar menjadi soro...
Metro07 Mei 2026 14:21
Lewat Capacity Building 2026, Bappeda Makassar Perkuat Inovasi Perencanaan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menggelar kegiatan Capacity Building 2026 sebagai lan...