Pedomanrakyat.com, Bogor – Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan memperkuat kompetensi SDM melalui Pelatihan Pengujian Mutu Bibit Tanaman Hutan.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM, Tuti Herawati ini merupakan sinergi Pusdiklat SDM dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Para peserta berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam menilai serta menentukan mutu bibit tanaman hutan sesuai standar.
Baca Juga :
Dalam sambutannya, Tuti Herawati menegaskan bahwa kualitas bibit menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL).
“Bibit yang bermutu merupakan salah satu fondasi keberhasilan pembangunan dan pemulihan hutan. Penggunaan bibit yang mutunya tidak sesuai standar dapat mengurangi tingkat keberhasilan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan,” ujar Tuti.
Menurutnya, masih terbatasnya tenaga penilai atau sertifikator mutu bibit menjadi salah satu tantangan yang perlu dijawab melalui pengembangan kompetensi.
Karena itu, pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman praktik kepada peserta, mulai dari pengambilan contoh, pemeriksaan dokumen asal-usul benih, pengukuran dan penilaian mutu fisik serta fisiologis, penetapan standar mutu, dokumentasi, hingga penerbitan sertifikasi mutu bibit.
Pada akhir pelatihan, peserta akan mengikuti evaluasi untuk mengukur kemampuan dalam melakukan penilaian dan menentukan mutu bibit sesuai standar.
Kompetensi tersebut diharapkan dapat diterapkan di unit kerja masing-masing sehingga memperkuat ketersediaan tenaga yang kompeten dalam menjamin kualitas bibit tanaman hutan.
Tuti Herawati juga menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam pengembangan SDM kehutanan. Sinergi antara Pusdiklat SDM dan BPSDM Provinsi Jawa Tengah diharapkan terus diperkuat untuk menghadirkan program pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Kompetensi seorang penilai mutu bibit tercermin dari ketepatan, objektivitas, dan konsistensi dalam melakukan penilaian,” tegasnya.
Melalui pelatihan ini, Kementerian Kehutanan berharap semakin banyak SDM yang kompeten dalam memastikan mutu bibit tanaman hutan, sehingga mendukung keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan serta pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan.

Komentar