Last Minute, Pendukung Appi-Rahman Bukannya Peduli ke RT/RW, Justru Melecehkan dan Menurunkan Marwahnya

Editor
Editor

Selasa, 01 Desember 2020 10:45

Oknum dari pendukung paslon Appi-Rahman copot logo di kostum RT/RW "2 Kali Tambah Baik"
Oknum dari pendukung paslon Appi-Rahman copot logo di kostum RT/RW "2 Kali Tambah Baik"

Pedoman Rakyat, Makassar – Pencoblosan pilwalkot Makassar tinggal menghitung hari lagi yakni pada 9 Desember mendatang.

Sayangnya, masuk di last minute perebutan orang nomor satu di Kota Makassar itu, pendukung dari paslon nomor urut dua, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando berulah.

Lambang RT/RW yang selama ini melekat di seragamnya dicopot begitu saja. Kejadian tersebut terekam dan viral ke sosial media.

Pencopotan tersebut dinilai sudah melecehkan serta menurunkan marwah Ketua RT/RW yang ada di Kota Makassar. Padahal di kondisi lain, para Ketua RT/RW ini harus dapat diperhatikan. Khususnya dalam hal insentif.

Itu menurut pandangan, Pakar Hukum Tata Negara Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Aminuddin Ilmar.

Menurutnya, insiden pencopotan logo di seragam Ketua RT/RW oleh pendukung salah satu kontestan Pilkada Makassar itu, perlu ditelusuri lebih jauh.

“Harus jelas dulu apakah memang yang bersangkutan adalah para ketua RT/RW serta apa kepentingan menyertakan atribut RT/RW tersebut. Kalau memang benar yang bersangkutan adalah para ketua RT/RW, seharusnya merasa keberatan atas pencopotan lambang yang ada dibajunya tersebut,” lanjutnya, Senin (30/11/2020).

Menurutnya, jika hasil penelusuran membuktikan bahwa mereka adalah ketua RT/RW, maka jelas pencopotan oleh oknum yang diduga pendukung salah satu paslon itu masuk dalam kategori pelecehan.

“Kalau memang itu betul, maka sudah pasti menjadi bentuk pelecehan dan menurunkan marwah serta martabat, bukan hanya terhadap organ RT/RW namun juga yang bersangkutan sebagai ketua RT/RW,” tambahnya.

Sebab RT/RW bukan bagian dari struktur pemerintahan, kata Prof Ilmar, maka yang berhak mengajukan keberatan dan teguran adalah komunitas atau organisasi tempat mereka berhimpun.

“RT dan RW bukan bagian dari struktur pemerintahan, namun sebagai organ yang ikut membantu dalam penyelenggaraan pemerintahan. Mestinya yang keberatan asosiasi RT dan RW kalau ada,” demikian Prof Ilmar.

Diberitakan, aksi pencopotan lambang di seragam Ketua RT/RW itu beredar luas di media sosial. Dalam video berdurasi 25 detik itu, oknum yang diduga pendukung salah satu kontestan Pilkada Makassar 2020 berulah.

Mereka mencopot dengan paksa atribut RT/RW yang sementara dikenakan. Belum diketahui pasti kapan dan dimana kejadian tersebut terjadi. Namun kejadian itu sudah menuai beragam reaksi, termasuk kecaman dari berbagai pihak.

Perlu diigat, terakhir RT/RW di Kota Makassar mendapat perhatian khusus dari pemerintah hanya di era Danny Pomanto menjabat wali kota Makassar. Yakni pada periode 2014-2019 atau pelanjut kepemimpinan dari Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Saat Kota Makassar dipimpin IAS, RT/RW mendapatkan insentif sebanyak Rp250 ribu.

Di tahun 2014 Danny terpilih sebagai wali kota Makassar langsung menaikkan insentif RT/RW menjadi Rp750 ribu. Tidak sampai disitu, pendapatan para ketua RT/RW di Kota Makassar tidak sampai disitu saja.

Satu tahun sebelum mengakhiri masa baktinya sebagai wali kota Makassar, Danny menaikkan lagi insentif RT/RW menjadi Rp1 juta. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 September 2026 22:14
Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Desalinasi Air Laut untuk Penuhi Kebutuhan Air Warga Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, menyiapkan inovasi penyediaan air bersih dan air minum bagi masyarakat di wilayah kepula...
Nasional29 September 2026 21:10
Menhut Raja Juli Antoni: Masyarakat Kunci Cegah Karhutla
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengajak masyarakat turut menjaga hutan dari kebakaran. Kesadaran masyarakat dal...
Metro29 September 2026 20:11
Urban Farming Berbasis Warga, Pemkot Makassar dan UIM Kembangkan Jamur Tiram Putih
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, bersama Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali menggagas program pengembangan budida...
Olahraga29 September 2026 19:16
KONI Makassar Siapkan Launching-Pelepasan Atlet, Ismail Pimpin Langsung Rakor Bareng Pengurus dan Korcam
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Prov...