Legislator Golkar Makassar Sayangkan Pelonggaran Aturan PSBB Jilid II

Editor
Editor

Selasa, 12 Mei 2020 15:10

Legislator Golkar Makassar Sayangkan Pelonggaran Aturan PSBB Jilid II

Pedoman Rakyat, Makassar – Anggota DPRD Makassar Hj Nurul Hidayat menilai penegakan aturan Perwali Pembatasan Sosial Berskala Besar di Makassar sangat lemah. Seperti yang telah diatur, retail non pangan diharuskan tutup sementara guna menekan persebaran Covid-19.

Sayangnya, hal itu tidak terjadi. Kenyataannya di lapangan justru bertolak belakang dengan aturan PSBB itu.

Dengan demikian, Nurul Hidayat memprediksi PSBB tahap kedua akan sama saja dengan yang sebelumnya. Yakni tidak berjalan sesuai yang diharapkan.

“PSBB jilid dua menurut saya akan gagal total, sama halnya dangan jilid satu, hanya menghabiskan anggaran saja. Karena toko-toko non pangan sudah ramai terbuka kembali, ini semua akibat tidak bersinerginya Pemkot Makassar dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, antara boleh dan tidak boleh,” ujar Nurul, Selasa (12/5/2020).

Adanya kebijakan yang melonggarkan PSBB tahap kedua ini justru akan memperparah laju persebaran virus. Pelonggaran itu dilakukan demi menjaga stabilitas ekonomi yang sebelumnya lumpuh.

Namun pelonggaran itu sama saja menentang aturan yang ada. Tak seperti pada PSBB tahap pertama yang dianggap sedikit berhasip menahan laju virus, tahap kedua akan sia-sia.

“PSBB tahap satu sedikit berhasil, karena pada saat itu tidak ada lagi toko yang berani buka kecuali supermarket dan pasar,” kata dia.

“Kita bisa lihat sekarang, PSBB berjalan tapi aktivitas masyarakat hampir dikatakan berjalan normal seperti saat PSBB belum diberlakukan. Sebetulnya Gubernur tidak boleh ikut campur dalam PSBB Kota Makassar, apalagi jika pencabutan izin yang diberlakukan pada pelaku usaha non pangan yang melanggar. Karena sudah ada dalam Perwali yang telah disosialisasikan sebelum PSBB diberlakukan,” sambung Nurul.

Anggota Komisi B menduga toko-toko non pangan yang berani buka karena ada pihak yang membekingi yang bisa mementahkan tindakan yang telah diambil Pemkot Makassar.

Dengan begitu, kesadaran masyarakat saat ini terkait pencegahan yang harus ditingkatkan. Ia meminta warga melihat secara jernih masalah ini. Bahwa bahaya virus corona tentu tidak main-main.

“Sekarang saya cuma bisa menghimbau ke masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan keluarga, tetap menjaga kebersihan, selalu mencuci tangan dan gunakan masker utamanya bila bepergian. Kalau bukan kita yang menjaga kesehatan diri siapa lagi. Kalau tidak sekarang kapan lagi. Jaga kekuatan imun tubuh kita. Semoga pandemi ini segera berakhir,” imbuhnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional01 November 2026 20:11
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Desak Kapolri Usut Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, mendesak Kapolri mengusut tuntas dugaan intimidasi terhadap santriwati dalam pen...
Metro01 November 2026 19:18
Tak Hanya Saat Pemilu, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan untuk Layani Konstituen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menyiapkan penguatan program Kartu Keluarga (KK) Binaan PKB se...
Metro01 November 2026 13:06
Pengawasan APBD di Karunrung, Kadir Halid Bawa Kabar Rencana Perbaikan Jalan Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penanganan Jalan Syekh Yusuf yang selama ini belum jelas kewenangan pengelolaannya menjadi perhatian Ketua Komisi ...
Metro31 Oktober 2026 20:20
LAZ Hadji Kalla Dampingi UMKM Perkuat Legalitas dan Akses Pasar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Lembaga Ami Zakat (LAZ) Hadji Kalla telah melakukan pembinaan dan pendampingan di Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, ...