Legislator Sulsel Muhammad Sadar Tegas Soal Aspal: Uji Ketat, Jangan Abaikan Kualitas

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 13 April 2026 19:26

Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Muhammad Sadar.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Muhammad Sadar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, mengingatkan keras para kontraktor proyek jalan multiyears 2025–2027 agar tidak bermain-main dengan kualitas material, khususnya aspal.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama pihak kontraktor dan konsultan pengawas proyek paket 2 di Kantor Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel, Senin (13/4/2026).

Muhammad Sadar menegaskan bahwa proyek bernilai Rp2,7 triliun itu adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan kualitas terbaik.

“Ini jalan yang akan dipakai jutaan masyarakat. Jangan diakali dengan aspal murahan hanya demi keuntungan,” tegas Sadar.

Legislator NasDem itu secara khusus menyoroti potensi penggunaan aspal impor yang dinilai tidak selalu memenuhi standar kualitas. Ia bahkan meminta bukti dokumen jika material yang digunakan berasal dari dalam negeri.

“Banyak aspal dari luar kualitasnya diragukan. Kalau pakai produk dalam negeri, mana bukti dokumennya? Ini harus jelas,” ujarnya.

Proyek pengaspalan jalan sepanjang 295 kilometer yang tersebar di Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto itu diperkirakan akan dilalui lebih dari 3 juta kendaraan. Karena itu pengawasan tidak boleh longgar.

Ia meminta seluruh material, mulai dari pasir hingga campuran aspal, wajib melalui uji laboratorium secara ketat dan berlapis.

“Semua harus diuji di laboratorium. Bukan hanya bahan mentahnya, tapi juga setelah dicampur. Konsultan harus benar-benar memastikan kualitasnya,” jelasnya.

Selain kualitas material, Sadar juga mengingatkan agar spesifikasi teknis tidak dilanggar, termasuk ketebalan lapisan aspal yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Tak kalah penting, ia menyoroti faktor cuaca dalam proses pengerjaan. Menurutnya, pengaspalan yang dipaksakan saat musim hujan berisiko menurunkan kualitas jalan dan merugikan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami tidak mencari kesalahan, tapi ingin memastikan pekerjaan ini selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar berkualitas,” tambahnya.

Sadar berharap seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini menjaga integritas dan profesionalisme, agar infrastruktur yang dibangun benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Agustus 2026 22:36
Kenakan Baju Adat Kajang, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Puji Penjaga Hutan dari Bulukumba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ada pemandangan berbeda saat Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menghadiri upacara penurunan Bendera Merah Putih...
Metro17 Agustus 2026 19:26
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Appi Tekankan Pemerintah Harus Jadi Pelayan Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati H...
Nasional17 Agustus 2026 18:22
Kemenhut Lanjutkan Tahap Pendinginan dan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla
Pedomanrakyat.com, Probolinggo – Kementerian Kehutanan, terus melakukan tahapan pendinginan dan penyisiran area bekas terbakar (mopping up) di k...
Metro17 Agustus 2026 17:18
Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di bawah langit ikonik Lapangan Karebosi Makassar, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan deti...