Menhut Raja Juli Luncurkan Reforestasi Taman Nasional Tesso Nilo, Tegaskan Komitmen Pemulihan Habitat Gajah Sumatera

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 03 Maret 2026 22:24

Menteri Kehutanan(Menhut), Raja Juli Antoni, resmi memulai program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo.
Menteri Kehutanan(Menhut), Raja Juli Antoni, resmi memulai program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo.

Pedomanrakyat.com, Riau – Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan resmi memulai program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo sebagai bagian dari langkah pemulihan ekosistem hutan di Provinsi Riau(3/3/2026).

Peluncuran dilakukan langsung oleh Menteri Kehutanan(Menhut) Raja Juli Antoni dan dihadiri unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum.

Dalam sambutannya, Menhut menegaskan bahwa pemulihan Tesso Nilo merupakan prioritas nasional karena kawasan ini memiliki nilai ekologis yang sangat penting.

“Kita tidak bisa menunda lagi upaya pemulihan. Tesso Nilo adalah habitat penting bagi Gajah Sumatera dan berbagai satwa lainnya. Jika kita tidak bergerak sekarang, maka kita mempertaruhkan masa depan ekosistem Sumatera bagian tengah,” tegas Menhut Raja Juli Antoni.

Reforestasi ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan penertiban dan pengembalian fungsi kawasan hutan yang selama ini mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan. Pemerintah menargetkan pemusnahan tanaman sawit secara bertahap dan penggantian dengan tanaman hutan yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Pada tahap awal tahun 2026, pemulihan difokuskan pada areal seluas 2.574 hektare. Sementara itu, hingga tahun 2028, total target pemulihan mencapai 66.704 hektare. Pada lokasi peluncuran, penanaman perdana dilakukan di areal bekas sawit seluas sekitar 400 hektare dengan 2.000 bibit tanaman hutan.

Menurut Menhut, program ini disusun berbasis kajian ilmiah dengan melibatkan berbagai institusi riset dan akademisi, sehingga jenis tanaman yang ditanam benar-benar mendukung ketersediaan pakan dan habitat satwa liar.

“Pemulihan ini dibangun di atas fondasi ilmiah yang kuat. Kita memastikan jenis yang ditanam memiliki fungsi ekologis, menjadi sumber pakan sekaligus naungan bagi satwa, khususnya Gajah Sumatera,” ujar Menhut.

Selain pendekatan ekologis, pemerintah juga memperkuat aspek tata kelola melalui penegakan hukum, pendekatan restorative justice, relokasi masyarakat secara persuasif dan bertahap, serta pembenahan status lahan agar clear and clean.

Menhut menekankan bahwa keberhasilan reforestasi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

“Reforestasi ini bukan sekadar menanam pohon. Ini adalah komitmen bersama untuk mengembalikan keseimbangan alam dan memastikan anak cucu kita tetap mewarisi hutan yang lestari,” tutup Menhut Raja Juli Antoni.

Melalui langkah ini, Kementerian Kehutanan menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan kawasan hutan strategis nasional serta memperkuat perlindungan habitat satwa liar di Indonesia.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 Oktober 2026 23:25
Ketua TP PKK Makassar Ajak Kader dan Masyarakat Bergabung di Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera
Pedomanrakyat.com, Makassar – TP PKK Kota Makassar mengajak seluruh kader hingga masyarakat umum bergabung dalam Koperasi Konsumen Keluarga Seja...
Politik23 Oktober 2026 22:21
Ketua DPC Pinrang Muhtadin Titip Harapan ke Appi, Regenerasi-Kebangkitan Demokrat Sulsel di Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pinrang, Muhtadin, menaruh harapan besar kepada Munafri Arifuddin atau Appi un...
Politik23 Oktober 2026 21:27
AHY Apresiasi Ni’matullah, Sebut Setia Besarkan Demokrat Selama 22 Tahun
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal Herman Khaeron menyampaikan apre...
Metro23 Oktober 2026 20:23
Melinda Aksa Buka Pameran UMKM dan Jambore HKG PKK Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, secara resmi membuka Pameran UMKM dan Jambore dalam rangk...