Menuju Kota Bersih dan Mandiri, Melinda Aksa Gaungkan Gerakan Kelola Sampah di Dua Kecamatan

Nhico
Nhico

Kamis, 06 November 2025 07:37

Menuju Kota Bersih dan Mandiri, Melinda Aksa Gaungkan Gerakan Kelola Sampah di Dua Kecamatan

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua TP PKK Kota Makassar sekaligus Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di dua wilayah, yakni Kecamatan Biringkanaya dan Tamalate, Rabu (05/11/25).

Rapat tersebut juga merupakan komitmen dan peran aktif PKK Makassar dalam pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan dan masyarakat.

Dalam arahannya, Melinda menekankan pentingnya inovasi pengelolaan sampah di setiap kelurahan dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.

“Setiap kelurahan harus punya inovasi sendiri. Minimal ada contoh nyata di kantor lurah seperti sumur biopori, teba, pengomposan, atau budidaya maggot. Dari situ kita bisa tunjukkan ke warga bahwa pengelolaan sampah bukan hanya teori, tapi bisa dimulai dari lingkungan kerja kita sendiri,” ujarnya.

Melinda juga mengajak seluruh Lurah, RT/RW, serta tokoh masyarakat untuk terus menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, agar masyarakat lebih sadar dan terlibat langsung.

“Kita semua punya tanggung jawab yang sama. Jangan biarkan sampah menumpuk tanpa solusi. Sosialisasi harus massif, bahkan bisa melalui masjid, gereja, dan komunitas warga agar semangat pengelolaan sampah ini menular ke semua kalangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Melinda berharap tidak ada lagi sampah organik yang berakhir di TPA, dengan memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan tempat pengolahan sederhana di lingkungan masing-masing.

“Kalau ada lahan kosong, jadikan itu tempat pengolahan sampah organik. Dengan begitu, volume sampah yang dikirim ke TPA bisa berkurang signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Persampahan dan B3 DLH Kota Makassar, Bau Asseng, menegaskan bahwa DLH akan terus melakukan pendampingan serta evaluasi dan pengukuran kinerja kecamatan terkait efektivitas TPS3R dan keberhasilan pengurangan timbulan sampah.

Hal serupa disampaikan Marini, anggota Dewan Lingkungan, yang menyoroti pentingnya data konkret dan target yang terukur dalam pengelolaan sampah

“Kita perlu data yang akurat agar hasil kerja tiap kecamatan bisa terukur dan berkelanjutan. Dari situ kita bisa melihat progres nyata di lapangan,” ungkapnya.

Setelah agenda rapat, Melinda beserta jajaran berjalan meninjau teba yang ada di masing-masing kecamatan itu.

Melinda menutup kegiatan dengan harapan agar Kecamatan Biringkanaya dan Tamalate bisa mempunyai inovasi pengolahan sampah yang solutif, dan mendorong agar menjadi kecamatan proaktif serta mandiri dalam pengelolaan sampah.

“Kalau semua bergerak bersama, Insyaallah kita dapat mengurangi volume sampah ke TPA mulai tahun ini, walaupun mungkin belum maksimal, setidaknya ada proses yang nyata dan menjadi peluang menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif,” tutupnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 April 2026 22:28
Jelang P2P 2026, Bawaslu Sulsel Kuatkan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin pengawasan partisipatif, mela...
Daerah22 April 2026 21:29
Bupati Syaharuddin Alrif di Tudang Sipulung, Target 1 Juta Ton Gabah Jadi Komitmen Bersama
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tudang sipulung mempersiapkan musim tanam (MT) II gun...
Metro22 April 2026 20:30
Wawali Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal...
Nasional22 April 2026 19:33
Indonesia Perkuat Kolaborasi Kelola Hutan dan Perubahan Iklim Tingkat Regional Dalam 22nd AWG-FCC Meeting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia turut aktif menghadiri Pertemuan ke-22 Kelompok Kerja ASEAN tentang Hutan dan Perubahan Iklim (The 22nd A...