Mulai Maret, Pemerintah Pangkas Pajak Mobil Baru 100 Persen

Jennaroka
Jennaroka

Sabtu, 13 Februari 2021 13:19

Mulai Maret, Pemerintah Pangkas Pajak Mobil Baru 100 Persen

Pedoman Rakyat, Makassar – Dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada masa pandemi Covid, maka pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mendorong industri manufaktur, karena kontribusinya sektor ini ke PDB yang sebesar 19,88 persen.

Industri otomotif merupakan salah satu sektor manufaktur yang terkena dampak pandemi Covid-19 paling besar.

Untuk meningkatkan pembelian dan produksi Kendaraan Bermotor (KB), maka Pemerintah akan memberikan Insentif Fiskal berupa Penurunan Tarif PPnBM untuk kendaraan bermotor.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menerangkan bahwa relaksasi PPnBM dapat meningkatkan purchasing power dari masyarakat dan memberikan jumpstart pada perekonomian.

Stimulus khusus juga diberikan di sejumlah negara lain di dunia untuk industri otomotif selama pandemi. Pemberian insentif ini akan dilakukan secara bertahap selama 9 bulan, dimana masing-masing tahapan akan berlangsung selama 3 bulan.

Insentif PPnBM sebesar 100% dari tarif akan diberikan pada tahap pertama, lalu diikuti insentif PPnBM sebesar 50% dari tarif yang akan diberikan pada tahap kedua, dan insentif PPnBM 25% dari tarif akan diberikan pada tahap ketiga.

Besaran insentif ini akan dilakukan evaluasi setiap 3 bulan. Instrumen kebijakan akan menggunakan PPnBM DTP (ditanggung pemerintah) melalui revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK), yang ditargetkan akan mulai diberlakukan pada 1 Maret 2021.

Selain itu, pemberian insentif penurunan PPnBM perlu didukung dengan revisi kebijakan OJK untuk mendorong kredit pembelian kendaraan bermotor, yaitu melalui pengaturan mengenai uang muka (DP) 0% dan penurunan ATMR Kredit (aktiva tertimbang menurut risiko) untuk kendaraan bermotor, yang akan mengikuti pemberlakuan insentif penurunan PPnBM ini.

Dengan skenario relaksasi PPnBM dilakukan secara bertahap, maka berdasarkan data Kementerian Perindustrian diperhitungkan dapat terjadi peningkatan produksi yang akan mencapai 81.752 unit.

Estimasi terhadap penambahan output industri otomotif juga diperkirakan akan dapat menyumbangkan pemasukan negara sebesar Rp1,4 triliun.

“Kebijakan tersebut juga akan berpengaruh pada pendapatan negara yang diproyeksi terjadi surplus penerimaan sebesar Rp1,62 triliun,” ungkap Menko Airlangga di laman resmi Kementerian Koordinator Perekonomian.

Pulihnya produksi dan penjualan industri otomotif akan membawa dampak yang luas bagi sektor industri lainnya. Airlangga menambahkan, dalam menjalankan bisnisnya, industri otomotif dinilai memiliki keterkaitan dengan industri lainnya (industri pendukung), di mana industri bahan baku berkontribusi sekitar 59% dalam industri otomotif.

“Industri pendukung otomotif sendiri menyumbang lebih dari 1,5 juta orang dan kontribusi PDB sebesar Rp700 triliun,” ujar Airlangga.

 Komentar

Berita Terbaru
Appi Aklamasi Jadi Ketua Golkar Makassar, Aru Beri Pesan Penting
Politik09 Maret 2021 17:55
Appi Aklamasi Jadi Ketua Golkar Makassar, Aru Beri Pesan Penting
Pesan penting Farouk M Betta alias Aru untuk Munafri Appi Arifuddin setelah terpilih sebagai Ketua Golkar Makassar. ...
Ironi PSK Online di Makassar, Direstui Calon Suami, Jual Diri Karena Alasan Ekonomi 
Hukum/Kriminal09 Maret 2021 17:25
Ironi PSK Online di Makassar, Direstui Calon Suami, Jual Diri Karena Alasan Ekonomi
PSK online di makassar terpaksa jual diri karena alasan ekonomi dan direstui calon suami. ...
“Wajib Pak Airlangga Kita Dorong Maju di Pilpres” Taufan Pawe di Musda Golkar Makassar
Politik09 Maret 2021 16:34
“Wajib Pak Airlangga Kita Dorong Maju di Pilpres” Taufan Pawe di Musda Golkar Makassar
Saya minta simbol kemuliaan partai kita Pak Airlangga sudah wajib hukumnya kita dorong sebagai calon presiden...
Hanya Masalah Toilet, Pilot dan Pramugara Adu Jotos di Pesawat Sampai Kehilangan Gigi
Viral09 Maret 2021 16:10
Hanya Masalah Toilet, Pilot dan Pramugara Adu Jotos di Pesawat Sampai Kehilangan Gigi
Seorang pilot dan pramuga adu jotos di atas pesawat. Pilot dan pramugara terlibat perkelahian dengan pramugara di pesawat hanya gara-gara urusan toile...