Operasi Zebra 2025 Dimulai Hari Ini, Berikut Jenis Pelanggaran yang Jadi Sasaran Utama

Nhico
Nhico

Senin, 17 November 2025 14:04

Operasi Zebra 2025 Dimulai Hari Ini, Berikut Jenis Pelanggaran yang Jadi Sasaran Utama

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Operasi Zebra 2025 resmi dimulai hari ini, Senin (17/11/2025) dan akan berlangsung hingga 30 November 2025 di seluruh Indonesia. Korlantas Polri menegaskan operasi tahunan ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan lancar menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kabagops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin menjelaskan bahwa Operasi Zebra tahun ini diarahkan melalui tiga fokus besar: mempersiapkan Operasi Lilin 2025, merespons hasil analisis keselamatan lalu lintas tiga bulan terakhir, serta menindak fenomena yang berkembang di masyarakat, termasuk maraknya balap liar yang kini menjadi perhatian khusus.

“Kita tidak lagi menghitung dari jumlah kejadian saja, tapi melihat perbandingan dengan jumlah penduduk dan kendaraan. Jadi tidak selalu Polda besar yang paling tinggi tingkat pelanggarannya,”ujar Aries dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas Bidang Regident & Rakernis Gakkum 2025 di Hotel Aryaduta, Bandung, Kamis (13/11/2025).

Penindakan Disertai Edukasi

Aries menegaskan, Operasi Zebra 2025 tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum.

Pendekatan humanis tetap menjadi garis kebijakan Korlantas, termasuk melalui teguran simpatik dan upaya edukasi kepada masyarakat.

Menurut dia, operasi ini juga digunakan sebagai momentum meningkatkan disiplin berkendara, bukan sekadar menaikkan angka penindakan.

Korlantas menetapkan delapan jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama Operasi Zebra 2025:

1. Tidak menggunakan sabuk keselamatan

2. Tidak memakai helm berstandar SNI

3. Melanggar rambu atau marka jalan

4. Melanggar lampu APILL

5. Menggunakan ponsel saat berkendara

6. Kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan

7. Balap liar

8. Pelanggaran tata cara pemuatan angkutan barang

Selain pengemudi, petugas juga akan memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang dan sepeda motor yang kerap melanggar aturan teknis dan keselamatan.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Zebra 2025 menempatkan pejalan kaki sebagai fokus utama perlindungan.

Ia menyebut kelompok ini sebagai pengguna jalan paling rentan.

“Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” ujar Agus dalam pernyataannya, Sabtu (15/11/2025).

Korlantas memastikan Operasi Zebra 2025 berjalan serentak di seluruh daerah, melibatkan jajaran kepolisian dari tingkat Polda hingga Polres.

Dengan berlakunya operasi ini mulai hari ini, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi aturan lalu lintas.

Korlantas berharap disiplin berkendara dapat memperkuat keamanan publik secara keseluruhan dan menurunkan angka kecelakaan selama periode akhir tahun.

 Komentar

Berita Terbaru
Otomotif09 Agustus 2026 17:27
Rayakan Anniversary ke-1, AVOCE Celebes Ajak Warga Bulukumba Jalan Santai dan Berbagi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dalam rangka memperingati Anniversary ke-1 AVOCE, AVOCE Celebes menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk “Ja...
Metro09 Agustus 2026 16:23
KONI Makassar Gandeng Guru Cari Bibit Atlet, Talenta Muda Diburu Sejak Bangku Sekolah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menggelar Workshop Iptek Pemanduan Bakat Atlet di Sekretar...
Politik09 Agustus 2026 05:02
Selain Dugaan Pemalsuan Keterangan Perceraian, Nama Bupati Gowa Husniah Talenrang Dikaitkan di Dua Kasus Korupsi
Pedomanrakyat.Gowa – Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polre...
Metro08 Agustus 2026 21:30
Andi Sudirman Raih Penghargaan Infrastruktur, MYP Rp3,7 Triliun Jadi Andalan Sulsel
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komitmen Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mempercepat pembangunan infrastruktur melalui skema Multi...