Panggil Disdik, Komisi E DPRD Sulsel Minta Surat Pengunduran Diri Kepala Sekolah Dihentikan

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 12 Juni 2026 18:30

Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah.
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel di Kantor DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (12/6/2026).

Rapat tersebut sekaitan dengan polemik pengunduran serentak kepala sekolah SMA dan SMK Negeri di beberapa daerah di Sulsel.

Dalam kesempatan itu, Komisi E DPRD Sulsel merekomendasikan kepada Disdik sulsel untuk menghentikan kebijakan surat pernyataan pengunduran diri yang sebelumnya diminta kepada ratusan kepala SMA dan SMK Negeri.

Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah, menuturkan bahwa berdasarkan penjelasan yang diperoleh dalam RDP, terdapat dua tahap kepala sekolah yang diminta membuat surat pernyataan pengunduran diri.

Di mana pada tahap pertama tercatat sebanyak 128 kepala sekolah, sedangkan tahap kedua sebanyak 198 kepala sekolah.

“Komisi E merekomendasikan agar surat pernyataan pengunduran diri kepada kepala sekolah dihentikan. Kami menyarankan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk membicarakan persoalan ini dengan baik agar tidak menimbulkan riak maupun berbagai isu di tengah masyarakat terkait pemberhentian atau dugaan pemaksaan pengunduran diri kepala sekolah,” kata Indah.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut berawal dari adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah sekolah.

Namun, berdasarkan keterangan yang diterima DPRD, temuan tersebut telah ditindaklanjuti oleh para kepala sekolah dengan melakukan pengembalian sesuai rekomendasi BPK.

“Temuan BPK itu rata-rata sudah dikembalikan oleh kepala sekolah dan hal itu juga diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan. Karena sudah ada pengembalian dan perbaikan, kami menganggap persoalan itu sudah clear,” ujarnya.

Politikus Gerindra itu menilai para kepala sekolah perlu diberikan kepastian dan kenyamanan dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, suasana kerja yang kondusif penting agar kepala sekolah dapat fokus pada peningkatan kualitas pendidikan tanpa dibayangi kekhawatiran terkait status jabatan mereka.

“Harapannya tentu dicarikan solusi yang terbaik supaya kepala sekolah tetap nyaman bekerja dan tidak merasa terbebani. Apalagi mereka sudah melakukan perbaikan dan memenuhi rekomendasi yang diberikan,” katanya.

Dalam RDP tersebut, Komisi E juga mengundang sejumlah kepala sekolah untuk memberikan penjelasan. Namun, undangan tersebut tidak dihadiri pihak kepala sekolah sehingga DPRD hanya mendengarkan penjelasan dari Dinas Pendidikan Sulsel.

Meski demikian, Indah mengungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel telah berkomitmen menyampaikan hasil pembahasan RDP kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dalam hal ini Gubernur Sulawesi Selatan, sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan selanjutnya terkait polemik yang berkembang.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 September 2026 17:20
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkem...
Politik21 September 2026 16:23
Appi di Tengah Isu Hengkang dari Golkar, Pengamat: Beliau Sudah Miliki Muatan politik Jauh Lebih Besar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Masa depan politik Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi, dibahas dalam diskusi politik bertajuk “Appi...
Nasional21 September 2026 15:12
Pengendalian Karhutla Kalteng-Sumsel Diperkuat; 64 Armada Udara Dikerahkan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi yang masih dinamis d...
Metro21 September 2026 15:06
Setetes Darah ASN, Sejuta Harapan untuk Warga Luwu Timur
Pedomanrakyat.com, Lutim — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Lutim menggelar donor darah bagi Aparatur S...