Pejuang Subuh Jadi Syarat Nilai A Agama Islam, Ini Penegasan Bupati Lutim Ibas

Nhico
Nhico

Selasa, 12 Mei 2026 09:06

Pejuang Subuh Jadi Syarat Nilai A Agama Islam, Ini Penegasan Bupati Lutim Ibas

Pedomanrakyat.com, Lutim – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memimpin rapat koordinasi terkait program Pejuang Subuh bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur di Ruang Rapat Kerja Bupati, Senin (11/05/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda, perwakilan guru SD dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur, para kepala bidang sekolah, serta pengawas sekolah.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai religius kepada para pelajar melalui program Pejuang Subuh dengan melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid.

Dalam arahannya, Bupati Luwu Timur menegaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu syarat penilaian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

“Ini syarat untuk mendapatkan nilai A mata pelajaran Agama Islam yaitu dengan menghadirkan kembali Pejuang Subuh melalui shalat subuh berjamaah di masjid sebagai bagian dari aktivitas yang kita gagas,” ujarnya.

Program ini, lanjut Bupati, bertujuan membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini karena anak terbiasa bangun pagi dan tepat waktu, sekaligus menanamkan nilai religius,” tutur Irwan.

Ia berharap, program tersebut dapat menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berakhlak baik, dan memiliki kepedulian sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda menjelaskan bahwa sasaran program Pejuang Subuh ditujukan bagi murid SD dan SMP, khususnya pelajar laki-laki beragama Islam.

“Untuk tingkat SD diperuntukkan bagi kelas 4, 5, dan 6, namun difokuskan pada siswa laki-laki kelas 5. Sedangkan tingkat SMP diperuntukkan bagi kelas 7, 8, dan 9 dengan fokus pada siswa laki-laki kelas 8 yang beragama Islam, bagi siswi perempuan tetap bisa melaksanakan namun di rumah masing-masing dengan pantaun orang tua dan ada diberikan buku kontrol pejuang subuh,” jelas Raoda.

Raoda menambahkan, kegiatan Pejuang Subuh akan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Ahad mulai pukul 04.00 hingga 04.15 Wita di masjid atau mushala terdekat dari tempat tinggal siswa.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro10 Juli 2026 23:32
Pemkot Makassar Gandeng OJK dan BI Perluas Akses Pembiayaan Produktif UMKM
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus memperkuat sinergi lintas pema...
Daerah10 Juli 2026 22:37
Haslindah Bawa Misi UMKM Sidrap Go Nasional di HUT ke-46 Dekranas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Dekranasda Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Haslindah Syaharuddin, menghadiri puncak peringatan HUT ke-...
Metro10 Juli 2026 21:30
Cadangan Pangan Sulsel Terancam Susut, Komisi B DPRD Desak Bulog, Bapanas dan Ketapan Duduk Bersama
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Zulfikar Limolang meminta Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Suls segera ber...
Metro10 Juli 2026 20:28
Diskominfo Makassar Gandeng Densus 88 Perkuat Literasi Keamanan Digital, Cegah Penyebaran Paham Berbahaya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat edukasi ...