Pemprov Sulsel Bersiap Jadi Penyangga Hasil Pertanian

Editor
Editor

Kamis, 03 September 2020 05:18

Pemprov Sulsel Bersiap Jadi Penyangga Hasil Pertanian

Pedoman Rakyat, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersiap diri untuk menjadi penyangga harga jagung di petani. Apalagi, hampir setiap tahun harga jagung anjlok, dan membuat petani mengalami kerugian.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengingatkan kepada seluruh perusahaan yang banyak menggunakan jagung kalau hal ini masih terus berlangsung. Pemprov sendiri akan turun tangan untuk menjadi penyangga harga jagung.

“Beras nggak ada masalah lagi karena pemerintah punya HPP (Harga Pokok Penjualan) jauh lebih tinggi dibanding dengan harga pedagang, sehingga pemerintah memang melindungi hasil-hasil petani. Tapi di jagung, jujur saja petani kita belum menikmati hasil, karena dipermainkan oleh sistem cartel,” jelasnya, di Rujab Gubernur Sulsel, Kamis (3/9/2020).

“Maka kami sudah ingatkan seluruh perusahaan yang menggunakan banyak jagung, kalau ini terus terjadi setiap panen raya, harga pada jatuh, pemerintah sekarang sudah mempersiapkan diri menjadi penyangga. Mungkin nanti akan sama-sama Perpadi, karena Perpadi ini sudah punya infrastruktur yang sangat bagus di lapangan, segala kekurangan-kekurangan kita saling menutupi,” tambahnya.

Ia mengaku, kalau ingin produksi terus berlangsung caranya dengan perbaiki harga. Terus terang satu hal yang menjadi kekhawatiran bagi kita semua kalau tidak ada lagi orang yang mau menjadi petani itu problem, karena kita ini Negara agraris, unggulan kita dari sektor pertanian, maka satu-satunya jalan pemerintah harus hadir menyelamatkan ini.

“Sekali lagi saya akan sampaikan bahwa pemerintah sudah menyusun skema untuk menjadi penyangga jagung HPP kan jelas Rp 3.150, sementara petani kita ketika musim panen paling tinggi Rp 2.000, kadang ada juga yang Rp 1.500, 1.600 jadi kasian itu,” pungkasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama dirinya menjadi orang nomor satu di Sulsel, sudah banyak pihak perbankan yang menawarkan diri untuk memback up harga jagung petani.

“Sudah kita persiapkan semua pemodal back up, perbankan banyak, bank datang ke saya untuk bermitra,” tutupnya. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik13 Oktober 2026 23:26
DPW NasDem Sulsel Ingin HUT ke-15 Lebih Bermakna dan Bawa Semangat Pengabdia untuk Rakyat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan menyiapkan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (...
Metro13 Oktober 2026 21:23
Ketua DWP Sulsel Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Selatan, Andi Hikmawati Winarno, menekankan pentingnya kolab...
Metro13 Oktober 2026 20:28
Pemkot Makassar Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam dalam Peringatan Hari Santri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang akan mencapa...
Nasional13 Oktober 2026 19:25
Menhut Raja Juli: Kritik Adalah Vitamin, Kepala Api Kita Putus
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengawal pengendalian Karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Teng...