Pedomanrakyat.com, Luwu Utara – Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan mulai melakukan penanganan terhadap rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Kuri-Kuri Kasimbi, di Kabupaten Luwu Utara.
“Alhamdulillah, mulai tahapan MC-0 untuk rehab Daerah Irigasi Kuri-Kuri Kasimbi, di Kabupaten Luwu Utara,” kata Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Jumat (2/6/2023).
Adapun penanganan berupa terhadap bendung yang rusak pasca banjir bandang 2021 lalu, perbaikan Saluran induk, dan perbaikan Saluran Sekunder Kasambi.
Baca Juga :
- HKG PKK ke-54 dan Dekranas ke-46, Sulsel Canangkan Gerakan Minum MMS Serentak bagi 54.000 Ibu Hamil
- Sekda Sulsel Apresiasi Komik “Safe Space” Karya Anak 13 Tahun yang Angkat Pentingnya Perlindungan Anak
- Jelang Pembukaan 46 Tahun Dekranas, Sulsel Optimistis Pameran Perluas Pasar Produk Kriya dan Wastra Nusantara
“Kita berharap dengan rehab saluran irigasi DI Kuri-Kuri Kasimbi ini dapat mengoptimalkan kembali aliran air dari Sungai Masamba ke lahan pertanian masyarakat serta meningkatkan daerah aliran dan produksi,” jelasnya.
Lanjut dia, alokasi anggaran untuk kegiatan ini Rp 12 Miliar, sebagai bentuk komitmen perhatian dan pelayanan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada petani, sehingga akan berdampak pada peningkatan hasil produksi pertanian.
DI Kuri-Kuri Kasimbi memiliki luas daerah irigasi 2000 hektar. Dengan luas daerah yang dilayani 995 hektar.

Komentar