Peringati Sumpah Pemuda, Mentan SYL: Bangun Ketangguhan Pertanian Dengan Persatuan

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 28 Oktober 2022 14:11

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa bersatu padu adalah harga mati yang harus dikuatkan untuk membangun ketangguhan pertanian nasional.

Hal itu disampaikan Mentan saat memimpin upacara peringatan hari Sumpah Pemuda di lapangan kantor pusat Kementerian Pertanian, Jumat (28/10/2022).

Mentan melanjutkan, ketangguhan dan persatuan adalah kekuatan untuk melakukan pembangunan peradaban yang unggul sebagai eksistensi bangsa Indonesia.

Sumpah Pemuda, menurutnya harus dimaknai oleh generasi hari ini untuk menginternalisasi bagaimana para founding fathers membangun persatuan yang kokoh.

“Mereka begitu hebat. Mampu melebur dalam keragaman suku, budaya dan agama demi satu tujuan besar bagaimana bangsa Indonesia bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain,” ungkapnya.

Sekarang, menurutnya tujuan besar dalam bentuknya yang lain, yaitu menyediakan kebutuham pangan bagi 270 juta lebih penduduk Indonesia ada di depan mata.

Oleh karena itu, Mentan melanjutkan, kiprah para pendahulu itu bisa dilakukan oleh generasi sekarang, utamanya stakeholders pertanian dengan terus berupaya memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pangan pokok.

“Perjuangan itu tidak selalu mengangkat senjata. Kita berada di lapangan, di sawah-sawah, di kebun, itu nilainya sama saja dengan perjuangan yang telah dilakukan para pejuang kemerdekaan. Maka, hargailah para petani,” kata Mentan.

Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2022 adalah “Bersatu Bangun Bangsa”. Tema ini menjadi pengejawantahan nilai agung Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian dan yang akan datang.

Pemuda Indonesia telah menunjukan banyak capaian prestasi di berbagai bidang yang membanggakan termasuk bidang pertanian.

Dikatakan Mentan, masa depan pertanian Indonesia ada pada pundak para pemuda. Oleh karena itu, kerja-kerja kolaboratif antar pihak perlu dikembangkan.

Sebagai informasi, untuk memastikan keberlanjutan pertanian, Kementan menggulirkan program regenerasi petani untuk melahirkan sumber daya manusia pertanian yang cakap dan terampil, mampu menghadapi setiap dinamika sehingga sektor pertanian tetap bisa diandalkan menjadi tulang pungung eknomi nasional.

“Menyediakan dan memberikan makan adalah prestasi. Dan hari ini Kementan nyatakan tekad untuk terus ada bersama petani apa pun tantangannya. Negara ke-4 terbesar di dunia ini sudah teruji ketangguhan pertaniannya. Ketika negara-negara lain mengalami distorsi, Alhamdulillah, pangan kita cukup bahkan mampu swasembada,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...