Perkuat Ekonomi Takalar, Bupati Daeng Manye Siap Kolaborasi dengan Unhas

Nhico
Nhico

Rabu, 12 Maret 2025 14:20

Bupati Daeng Manye Siap Kolaborasi dengan Unhas.
Bupati Daeng Manye Siap Kolaborasi dengan Unhas.

Pedomanrakyat.com, Takalar – Pada hari Rabu (12/3/2025), bertempat di Rumah Jabatan Bupati Takalar, telah dilaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Universitas Hasanuddin Makassar mengenai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

MoU ini ditandatangani oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, dan Bupati Kabupaten Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM.

Selain dihadiri oleh Wakil Bupati Takalar, Sekda Takalar, serta Pimpinan OPD Lingkup Kabupaten Takalar, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor Unhas Makassar Bidang Kemitraan dan Inovasi Wirausaha dan Bisnis, Direktur Kemitraan, serta Dekan Fakultas Pertanian dan Kelautan Unhas.

Usai penandatanganan MoU, Bupati Takalar menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Universitas Hasanuddin. “Takalar memiliki potensi yang sangat besar, dan Unhas memiliki para peneliti yang kompeten. Dengan menggabungkan kekuatan ini, kami yakin ekonomi Takalar akan semakin berkembang,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan, keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan potensi daerah sangat penting. Takalar memiliki berbagai potensi, terutama dalam sektor agromaritim, yang mencakup bidang pertanian dan kelautan. Ini menjadi kekuatan utama Takalar sebagai sumber daya alam (SDA) yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

“Selain itu, Takalar juga memiliki Pulau Tanakeke yang kaya dengan sumber daya alam, seperti rumput laut dan ikan. Jika potensi ini dieksplorasi dengan teknologi terbaru, Tanakeke dapat menghasilkan produk yang lebih unggul,” tambahnya.

Bupati Takalar berharap, melalui kerjasama ini, potensi daerah dapat dikembangkan dan dieksplorasi, yang pada akhirnya akan berdampak pada penguatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Takalar.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unhas Makassar menyampaikan bahwa Takalar dianugerahi banyak potensi, salah satunya adalah rumput laut. “Dengan kerjasama ini, kami berharap dapat mempercepat pengembangan dan publikasi potensi daerah Takalar, sehingga semakin dikenal luas,” jelasnya.

Rektor Unhas juga mengungkapkan bahwa, dengan adanya publikasi yang lebih baik, diharapkan dapat menarik perhatian pihak-pihak internasional, seperti Jepang, untuk melaksanakan program Satreps. Salah satu lokasi program tersebut adalah Takalar, dan melalui pengembangan rumput laut, Takalar diharapkan menjadi salah satu produsen rumput laut terbaik di Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengembangan pendidikan masyarakat Takalar, Universitas Hasanuddin juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa Takalar melalui jalur mandiri.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Takalar.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 April 2026 22:28
Jelang P2P 2026, Bawaslu Sulsel Kuatkan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin pengawasan partisipatif, mela...
Daerah22 April 2026 21:29
Bupati Syaharuddin Alrif di Tudang Sipulung, Target 1 Juta Ton Gabah Jadi Komitmen Bersama
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tudang sipulung mempersiapkan musim tanam (MT) II gun...
Metro22 April 2026 20:30
Wawali Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal...
Nasional22 April 2026 19:33
Indonesia Perkuat Kolaborasi Kelola Hutan dan Perubahan Iklim Tingkat Regional Dalam 22nd AWG-FCC Meeting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia turut aktif menghadiri Pertemuan ke-22 Kelompok Kerja ASEAN tentang Hutan dan Perubahan Iklim (The 22nd A...