Petambak Tanjung Merdeka Ngadu ke APT soal Kualitas Air Sungai yang Tercemar Limbah

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 23 Mei 2026 18:12

Ketua Komisi C DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta (APT), saat pengawasan APBD Sulsel di Tanjung Merdeka.
Ketua Komisi C DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta (APT), saat pengawasan APBD Sulsel di Tanjung Merdeka.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andre Prasetyo Tanta (APT) kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan pengawasan APBD Sulsel di Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Tanjung Merdeka Muh. Armansyah Perdana, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua RT/RW, serta warga setempat yang memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungannya.

Salah satu isu yang mencuat dalam dialog tersebut datang dari Syamsul, warga sekaligus petambak ikan yang menyuarakan kegelisahan para petani tambak di wilayah pesisir Tanjung Merdeka.

Ia mengungkapkan, banyak petambak mengalami kerugian akibat kualitas air yang diduga tercemar limbah, sehingga berdampak langsung pada hasil budidaya mereka.

“Petani tambak di sekitar Sungai Benteng Somba Opu dan danau sangat berharap ada perhatian pemerintah, khususnya terkait pengawasan pencemaran air yang makin meresahkan,” ujar Syamsul.

Menanggapi keluhan itu, Andre Prasetyo Tanta menegaskan bahwa suara warga, khususnya para petambak kecil, harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Menurut legislator Fraksi NasDem itu, sektor tambak bukan hanya sumber penghidupan masyarakat pesisir, tetapi juga bagian penting dari ketahanan pangan daerah yang wajib dijaga.

“Keluhan para petambak ini menjadi catatan penting bagi kami. Mereka bekerja menggantungkan hidup dari alam, sehingga ketika air tercemar, yang terdampak langsung adalah dapur keluarga mereka. Ini harus segera mendapat perhatian bersama,” ujar APT.

APT menambahkan, pengawasan terhadap pelaksanaan APBD tidak hanya berbicara soal angka dan program, tetapi memastikan anggaran benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Ia berkomitmen akan mendorong koordinasi dengan instansi terkait agar persoalan pencemaran lingkungan di kawasan tambak dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami ingin pembangunan tidak hanya dirasakan di pusat kota, tetapi juga menyentuh masyarakat pesisir yang selama ini menjadi bagian penting dari roda ekonomi Sulsel,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah15 Juni 2026 21:30
Doa dan Zikir Sambut 1448 H, Bupati Pinrang: Saatnya Berbenah dan Berbuat Lebih Baik
Pedomanrakyat.com. Pinrang – Tahun Baru Hijriah tidak sekadar menjadi penanda pergantian waktu dalam kalender Islam, namun juga menjadi momentum pen...
Metro15 Juni 2026 20:30
Komisi D DPRD Sulsel Dorong APH Usut Tuntas Temuan Proyek Jembatan 2020
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang masih membayangi Dinas Bina...
Metro15 Juni 2026 19:33
Aliyah Buka Persiapan Lomba Kelurahan Berprestasi 2026, Makassar Optimistis Raih Prestasi Nasional
Pedomamrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi membuka kegiatan Persiapan Penjaringan Desa dan Kelur...
Metro15 Juni 2026 18:26
Temui Munafri, Ketua PPP Sulsel Pastikan Fraksi di DPRD Dukung Program Pemkot Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, menginstruksikan selur...