Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Perkebunan di Desa Swasembada Toddopulia, Dorong Gerakan Gemar Menanam Pisang

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 23 September 2023 21:36

Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Perkebunan di Desa Swasembada Toddopulia, Dorong Gerakan Gemar Menanam Pisang

Pedomanrakyat.com, Maros – Penjabat Gubernur Sulsel didampingi Bupati Maros, Chaidir Syam, meninjau perkebunan warga yang ada di Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sabtu (23/9/2023). Hal ini dilakukan usai jalan sehat bersama di GOR Sudiang Makassar.

Desa ini berstatus sebagai desa definitif dan tergolong pula sebagai desa swasembada dan masuk dalam klasifikasi desa berkembang. Di sini, pisang juga ditanam di kebun warga.

Komoditi ini juga menjadi program Bahtiar terkait penguatan ketahanan pangan melalui program Gerakan Gemar Menanam Pisang.

Melalui gerakan bersama ini, semua elemen bisa terlibat, dan pemerintah provinsi bisa memastikan bahwa untuk penyediaan bibitnya nanti disuplai secara gratis.

Pemprov menargetkan di tahap awal ini 100 ribu hektare yang akan dikembangkan sebagai areal komoditi tanaman pisang.

Pisang menjadi penting, karena selain sebagai pemenuhan konsumsi masyarakat lokal kita, juga memenuhi kebutuhan pasar ekspor yang sangat terbuka lebar dan dibutuhkan dalam jumlah banyak.

Adapun jenis yang didorong diantaranya, yakni cavendish dan kepok tanjung yang merupakan pisang tanpa jantung pisang.

“Permintaan dari luar negeri juga masih sangat besar,” katanya.

Dari sisi budidaya juga tidak sulit. Dengan pendukung infrastruktur di Sulsel termasuk untuk ekspor langsung. Komoditas ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

“Kalau pisang ditanam di Sulsel nilai ekonomisnya tinggi, kita ada pengiriman langsung ke luar negeri,” sebutnya.

Komoditi pisang ini cukup familiar dengan masyarakat Sulsel. Karena hampir semua bahan-bahan kue tradisional Sulsel menggunakan bahan dasar pisang.

Bukan hanya buahnya tapi bagian lain pisang juga memiliki manfaat, seperti daunnya.

“Selain usia yang pendek sudah produktif. Ini juga familiar bagi masyarakat. Selain untuk bahan pembuatan kue, juga untuk jus dan variasi lainnya,” imbuhnya.

Bahtiar optimistis dengan gerakan ini, nantinya mampu membawa dampak yang sangat luas, yang tidak hanya dari penguatan sisi kekuatan tanaman pangan tapi juga dari sisi penguatan ekonomi masyarakat.

“Boleh dikatakan gerakan menanam untuk kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Ia berharap agar program ini didukung penuh oleh pemerintah kabupaten-kota yang tentu tidak hanya dalam hal penyiapan lahan, sarana dan prasarana, tapi juga dari sisi penganggaran.

“Selain dari Pemprov, daerah juga membantu melalui APBD-nya,” imbuhnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro12 Oktober 2026 20:26
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Ajak Kepala Daerah Sosialisasikan Terapi Hiperbarik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengajak kepala daerah di Sulawesi Selatan untuk menyosialisasik...
Nasional12 Oktober 2026 19:25
Kemenhut Perkuat Operasi di Kalimantan Tengah dan Jaga Kewaspadaan di Sumatera Selatan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemantauan intensi...
Daerah12 Oktober 2026 18:27
Dari Mappadendang ke IP300, Syaharuddin Alrif Dorong Petani Sidrap Panen Tiga Kali Setahun
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri Pesta Panen Adat Mappadendang yang digelar masyarakat...
Nasional12 Oktober 2026 18:17
Menhut Raja Juli Antoni: Ada 4 Syarat Tuntaskan Karhutla
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni hari ini mengawal langsung operasi pengendalian Karhutla di Kalimantan ...