Presiden Prabowo Cabut Izin Usaha Tambang Nikel 4 Perusahaan di Raja Ampat

Nhico
Nhico

Selasa, 10 Juni 2025 13:51

Presiden Prabowo Resmi Cabut Izin Usaha Tambang Nikel 4 Perusahaan di Raja Ampat.
Presiden Prabowo Resmi Cabut Izin Usaha Tambang Nikel 4 Perusahaan di Raja Ampat.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah secara resmi memutuskan untuk mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) sebanyak 4 perusahaan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keputusan ini sebagaimana diambil Presiden Prabowo Subianto setelah menggelar Rapat Terbatas (Ratas) pada Senin (9/6) kemarin.

“Atas petunjuk Bapak Presiden memutuskan bahwa pemerintah akan mencabut izin usaha pertambangan untuk 4 perusahaan di Kabupaten Raja Ampat,” kata Prasetyo dalam konferensi pers secara daring, Selasa (10/6).

Kendati begitu, Prasetyo tidak membeberkan perusahaan apa saja yang dicabut itu. Namun ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang terus memberikan masukan dan informasi kepada pemerintah terutama para pegiat-pegiat media sosial yang menyampaikan masukan dan kepedulian kepada pemerintah.

Menyikapi hal yang ramai dalam beberapa waktu belakangan, pemerintah dalam hal ini Presiden Prabowo telah menugaskan kepada menteri-menteri terkait untuk terus berkoordinasi dan mencari informasi mengumpulkan data di lapangan seobyektif mungkin.

“Kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat tentunya juga memberikan imbauan bahwa kita semua harus kritis harus waspada untuk mencari kebenaran kebenaran kondisi obyektif di lapangan,” ujar Prasetyo.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih itulah keputusan dari pemerintah,” tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi merilis profil 5 perusahaan tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Terdiri dari PT Gag Nikel, PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM) dan PT Nurham.

Dari jumlah tersebut, dua di antaranya memperoleh izin usaha pertambangan (IUP) dari ESDM, sedangkan tiga lainnya berasal dari pemerintah daerah setempat.

“Dua perusahaan memperoleh izin dari Pemerintah Pusat, yaitu PT Gag Nikel dengan izin Operasi Produksi sejak tahun 2017 dan PT Anugerah Surya Pratama (ASP) dengan izin Operasi Produksi sejak tahun 2013,” bunyi keterangan Kementerian ESDM, seperti dikutip Minggu (8/6).

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Agustus 2026 14:27
DPRD Makassar Inisiasi Ranperda HIV/AIDS, Pencegahan Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Kota Makassar mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penanggulangan HIV/AIDS sebagai up...
Metro29 Agustus 2026 14:25
Buka Raker KONI, Munafri Arifuddin Ingin Olahraga Makassar Naik Kelas: Dari Cetak Atlet hingga Sport Tourism
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong KONI dan seluruh cabang olahraga tidak hanya berorientasi mencetak ...
Olahraga29 Agustus 2026 13:34
Ismail Benahi Tata Kelola Keuangan KONI Makassar, 70 Persen Anggaran Disiapkan untuk Cabor
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar mulai memperkuat fondasi organisasi untuk menjaga keberlanjuta...
Politik29 Agustus 2026 10:02
Wali Kota Makassar Ajak Warga Jadikan Rasulullah Teladan di Maulid Akbar Pesisir
Pedomanrakyat.com, Makassar —Pemerintah Kota Makassar kembali menggelar Maulid Akbar di dermaga Pelabuhan Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (28/...