Program PKM UMI Makassar Sasar Guru Madrasah di Gowa

Nhico
Nhico

Kamis, 06 Januari 2022 13:47

Ketua Tim Pengsul, Dr. H. Abdul Rauf K, M.Pd dan Anggota Tim Pengusul, Dr. Hj. Rosmiati, M.Pd.
Ketua Tim Pengsul, Dr. H. Abdul Rauf K, M.Pd dan Anggota Tim Pengusul, Dr. Hj. Rosmiati, M.Pd.

Pedoman Rakyat, Gowa – Universita Muslim Indonesai (UMI) Makassar melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi guru rumpun pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiayah Wihdatul Ulum, Desa Bontokassi, Kabupaten Gowa.

Kegiatan PKM Umi Makassar ini dilaksanakan oleh Tim pengusul yang beranggotakan dua Dosen, yakni Ketua Tim Pengsul, Dr. H. Abdul Rauf K, M.Pd dan Anggota Tim Pengusul, Dr. Hj. Rosmiati, M.Pd.

Anggota Tim Pengusul, Dr. Hj. Rosmiati, M.Pd menuturkan bahwa, tujuan pelaksanaan PKM bagi guru rumpun pendidikan Agama Islam ini untuk membentuk kelompok-kelompok kerja guru (KKG).

“Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru tentang pembuatan media pembelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam dengan pendekatan IPTEK terapan,” kata Rosmiati, Kamis (6/1/2022).

Kemudian, untuk melatih pembuatan media pembelajaran guru rumpun Pendidikan Agama Islam dengan pendekatan IPTEK terapan,dan mendampingi guru bagaimana cara penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam di Kelas.

Rosmiati menuturkan bahwa, untuk metode yang diambil dalam pelaksanaan kegiatan ini menggadopsi pola pelaksanaan penelitian tindakan meliputi empat tahap.

“Yaitu perencanaan program pembelajaran , pelaksanaan program pembelajaran , observasi dan evaluasi, dan refleksi,” beber Rosmiati.

Ia menambahkan bahwa, adapun hasil ynag diperoleh darih pelaksanaan Program ini yakni terbentuk dua kelompok kerja guru dengan masing-masing anggota sebanyak 6 orang.

“Dengan menbentuk kelompok sampai dua kelompok kerja guru yang dibentuk berdasarkan rumpun ilmu,” ujarnya.

Lanjutnya, adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para guru tentang pembuatan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan pendekatan IPTEK terapan, dari kategori “cukup” menjadi “baik”.

“Kemduian, dihasilkan sebanyak dua set media (alat peraga) Pendidikan Agama Islam untuk siswa Madrasah Tsanawiah Wihdatul Ulum Kabupaten Gowa , meliputi materi Ahlaq Udhu , Shalat, dengan kualitas ‘baik’,” beber Rosmiati.

“Kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas berkualitas ‘baik’,” pungkasnya.

Penulis : Musa

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi12 Februari 2026 18:24
Kalla People Fest 2026 Hadirkan Director of Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla People Fest yang merupakan ajang penghargaan bagi insan KALLA sukses digelar pada hari Kamis 06 Februari 202...
Daerah12 Februari 2026 17:26
Hijaukan Pesisir, Bupati Irwan Ajak Warga Jaga Pantai Pinrang Lewat Gerakan Tanam Mangrove
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Sebagai salah satu daerah dengan garis pantai yang mencapai kurang lebih 93 kilometer, Kabupaten Pinrang memiliki t...
Ekonomi12 Februari 2026 16:15
Tingkatkan Kepatuhan Pajak, KPP Makassar Utara Beri Edukasi SPT bagi Sivitas UNHAS
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Makassar Utara menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengisian dan Pelaporan ...
Metro12 Februari 2026 15:25
Wali Kota Tasming Hamid Buka Orientasi Mubaligh dan Pelatihan Operator Masjid PD DMI Parepare
Pedomanrakyat.com, Parepare – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Mubaligh, Pengurus Masjid dan Pelatihan...