Pedomanrakyat.com, Pinrang – Harapan petani untuk memiliki akses jalan tani yang lebih layak mengemuka dalam kegiatan reses masa persidangan III Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Azizah Irma Wahyudiyati, di Desa Padaelo, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Mattiro Bulu, kepala desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani, pelaku UMKM, serta warga yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Dalam sambutannya, Camat Mattiro Bulu menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Namun, sebagian besar lahan persawahan di sembilan desa dan dua kelurahan di kecamatan tersebut masih bergantung pada curah hujan.
Baca Juga :
Pada sesi dialog, warga menyampaikan kebutuhan mendesak berupa pembangunan jalan tani sepanjang kurang lebih tiga kilometer di wilayah Kelompok Mamminasae yang terhubung dengan saluran irigasi tersier.
Selain itu, masyarakat juga meminta perbaikan dan pelebaran jalan tani yang mengalami longsor agar aktivitas petani mengangkut hasil panen tidak lagi terkendala.
Menanggapi aspirasi tersebut, Azizah Irma mengatakan Kabupaten Pinrang selama ini mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya dalam pembangunan ruas jalan provinsi.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah kebutuhan masyarakat yang perlu mendapat perhatian, termasuk pembangunan infrastruktur penunjang pertanian.
“Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Azizah.
Ia menambahkan, pembangunan yang tepat sasaran harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Karena itu, seluruh masukan yang diterima dalam reses akan menjadi bahan untuk diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan bersama pemerintah daerah.
Azizah berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin sehingga pembangunan infrastruktur pertanian dapat ditingkatkan.
Menurutnya, akses jalan tani yang memadai akan mempermudah aktivitas petani, memperlancar distribusi hasil panen, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Padaelo.

Komentar