Resmikan Pabrik Smelter Nikel di Morowali Utara Sulteng, Jokowi: Semua Rakyat Bisa Bekerja

Nhico
Nhico

Senin, 27 Desember 2021 21:13

Pabrik Smelter Nikel di Morowali Utara.(F-Int)
Pabrik Smelter Nikel di Morowali Utara.(F-Int)

Pedoman Rakyat, Morowali Utara – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik smelter nikel milik PT Gunbuster Nickel Industry yang berada di Morowali Utara Sulawesi Tengah.

“Dan dengan mengucap bismillahirohmanirohim hari ini saya resmikan pabrik smelter PT Gunbuster Nickel Industry di Kabupaten Morowali Utara Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya, Senin (27/12/2021).

Jokowi mengatakan bahwa smelter ini menghasilkan feronikel dengan kapasitas produksi 1.800.000 ton per tahun. Dia mengatakan bahwa adanya smelter ini memberikan nilai tambah berkali-kali lipat.

“Oleh sebab itu saya sangat menghargai, mengapresiasi pembangunan smelter oleh PT Gunbuster Nickel Industry. Dan ini akan memberikan nilai tambah yang tidak sedikit. Dari bijih nikel yang diolah menjadi feronikel, nilai tambahnya meningkat 14 kali,” katanya.

Apalagi jika bijih nikel diolah menjadi bulat stainless steel maka nilai tambahnya akan meningkat nilainya 19 kali lipat. Bahkan dari laporan yang diterimanya ekspor stainless steel Indonesia melompat sangat tinggi dengan adanya hilirisasi tersebut.

“Dan tadi Menko Perekonomian Airlangga menyampaikan bahwa tahun ini diperkirakan ekspor stainless kita akan melompat menjadi kurang lebih perkiraan kita USD20,8 miliar. Yang biasanya kalau kita ekspor bahan mentah hanya USD1 miliar atau sampai USD2 miliar. Ini sebuah lompatan yang sangat besar sekali,” katanya.

Selain itu adanya smelter ini juga menyerap 27.000 tenaga kerja. Dia ingin agar hilirisasi yang ada saat ini bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat melalui pembukaan lapangan pekerjaan yang besar.

“Sebuah jumlah yang tidak yang sedikit 27.000 itu. Sehingga ini akan muncul industri, industri, industri, industri, industri. 27.000, 30.000. 40.000. Rekrutmen seperti ini yang kita inginkan. Sehingga semua rakyat kita, kita ingin semuanya bekerja. Tidak hanya melihat bahan mentah yang diekspor ke negara lain. Tetapi memberikan nilai tambah, lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya pada negara kita,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Juni 2026 21:28
HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Skrining Mandiri TBC
Pedomanrakyat.com, Makassar – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tidak hanya...
Nasional29 Juni 2026 20:33
Taruna Ikrar: Keamanan Pangan Prasyarat Utama Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasi...
Metro29 Juni 2026 19:27
Harga Aspal Naik hingga 70 Persen, Komisi D DPRD Sulsel Siap Konsultasi ke Pemerintah Pusat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat kerja bersama kontraktor pemenang tender dalam Program Multi Years Proj...
Edukasi29 Juni 2026 18:30
Bangun Ekosistem Pendidikan dari Daerah, TPN XIII Wujudkan Kewargaan Desa Dunia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di tengah perubahan sosial, teknologi, dan tantangan global yang berlangsung semakin cepat, pendidikan dituntut un...