Saputangan Bekas Tangisan Lionel Messi Dijual Rp14 Miliar

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Senin, 16 Agustus 2021 01:18

Saputangan Bekas Tangisan Lionel Messi Dijual Rp14 Miliar

Pedoman Rakyat – Lionel Messi memang sangat besar untuk para penggemarnya. Bahkan saputangan yang digunakan Messi untuk menyeka air mata saat pengumuman perpisahan dengan Barcelona dijual seharga satu juta dolar atau setara Rp14 miliar.

Seseorang diketahui memungut saputangan yang digunakan Messi untuk mengelap air mata kala konferensi pers perpisahannya dengan Barca beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Gulf Today, orang tersebut seolah mendapat harta karun berharga, yakni tisu bekas mengelap air mata Messi.

Ia kemudian memasang iklan di salah satu situs online dan mengumumkan tawaran untuk menjual kertas tisu yang digunakan Messi seharga satu juta dolar atau setara Rp14 miliar.

Orang tersebut mengklaim bahwa tisu tersebut mengandung materi genetik Messi yang memungkinkan Anda untuk mengkloning pemain sepak bola seperti pemain berjuluk La Pulga itu.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...