Puting Beliung Membara Tak Patahkan Semangat Manggala Agni Kemenhut

Nhico
Nhico

Kamis, 15 Oktober 2026 15:03

Puting Beliung Membara Tak Patahkan Semangat Manggala Agni Kemenhut

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan punya Manggala Agni Kemenhut sebagai brigade khusus atau satuan tugas tingkat nasional di bawah Kementerian Kehutanan yang bertugas sebagai garda terdepan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Manggala Agni Kemenhut sedang terus berjuang di garda terdepan bersama TNI, Polri, BPBD, relawan dan semua pihak terkait dalam pengendalian karhutla di sejumlah provinsi di Indonesia.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di setiap kesempatan selalu menyemangati dan mengapresiasi kinerja Manggala Agni Kemenhut . Nyatanya Manggala Agni Kemenhut memang bukan sekadar pasukan khusus tapi garda terdepan yang berjuang memadamkan api tanpa rasa takut demi bangsa dan negara.

Kisah kerasnya perjuangan Manggala Agni Kemenhut dalam pengendalian karhutla salah satunya diungkapkan oleh Haris Suyanto, Koordinator Humas dan Wakil Kepala Regu IV. Pria berusia 42 tahun ini sudah hampir 21 tahun mengabdi sebagai Manggala Agni Kemenhut Daops Sumatera XVII di kawasan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Dua puluh satu tahun bukan waktu yang pendek bagi Haris untuk berkisah tentang seluk beluk perjuangan Manggala Agni. Haris terpanggil mengabdi sebagai Manggala Agni Kemenhut lantaran pengalaman masa kecil kala sekolah di Sekolah Dasar pada tahun 1990-an pernah terjadi kebakaran hutan di wilayahnya, sejak saat itu dia bertekad kelak besar akan ikut dalam pasukan pemadam api. Lebih dari dua dekade mengabdi, Haris menyadari Manggala Agni Kemenhut adalah kerja tim yang tidak terpisahkan.

“Karena kita kerjanya satu tim kita harus kompak. Ketika mau bekerja itu proses panjang kita lewati sama-sama. Ada yang mengeluarkan nozzle ada yang menyalakan mesin, ada briefing ada kekompakan. Salah satu cerita suka duka bersama teman-teman pada tahun 2023 kemarin ada kebakaran hutan yang sangat besar karena dampak El Nino juga. Kita bertenda hampir tiga bulan bertenda. Berangkat 26 hari pulang istirahat 3 hari berangkat lagi 23 hari,” kata Haris saat berbincang, Rabu (14/10/2026).

Perjuangan yang tak mudah itu tetap dilaluinya dengan penuh semangat karena dorongan dari keluarga. Keluarga paham tugas negara yang sedang dia emban.

“Yang pertama faktor keluarga, lingkungan kerja mendukung, teman-teman sangat support dan kita habiskan waktu sama-sama di lapangan dengan penuh semangat. Kerja Manggala Agni Kemenhut tidak hanya di musim kemarau saja, kalau tidak ada karhutla kita memberikan edukasi, patroli keliling ada patroli mandiri dan patroli bersama. Kita selalu koordinasi dengan Bhabinkamtibmas,” paparnya.

Karhutla tahun ini Haris bersama teman-teman Manggala Agni Kemenhut punya pengalaman tak terlupakan. Pada saat tugas pemadaman api di wilayahnya, dia sempat terjebak di tengah pusaran puting beliung yang membara. Angin puting beliung muncul di tengah upaya Manggala Agni Kemenhut memadamkan kobaran api karhutla. Haris sempat terjebak di dalamnya.

“Pada saat itu saya sedang bekerja sambil mendokumentasikan kawan-kawan yang melakukan pemadaman. Muncul angin puting beliung sekitar beberapa menit saya terjebak di tengahnya. Puting beliung ada bara, asap semua jadi satu. Tapi karena kita Manggala Agni Kemenhut kan terlatih alhamdulillah selamat,” ungkap Haris menegaskan kejadian seperti itu tidak pernah mematahkan semangat pengabdian Manggala Agni Kemenhut.

Haris menaruh hormat kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang kerap hadir di tengah pasukan Manggala Agni Kemenhut yang tengah memadamkan api. Ini menjadi vitamin penyemangat bagi perjuangan Manggala Agni.

“Luar biasa sekali Pak Menteri beliau senantiasa hadir ke lapangan. Di Daops ini saja sudah dua kali terus ke lapangan. Beliau sangat tahu persis kondisi di lapangan,” kata Haris yang tahun lalu mendapatkan penghargaan sebagai ASN Teladan Wanalestari terbaik kedua ini.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...
Nasional15 Oktober 2026 15:26
Dari Dunia Hiburan ke Politik, Mantan Manajer Tukul Arwana Berlabuh di PSI
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Mantan manajer komedian Tukul Arwana, Stevanus Riski alias Kimon, memutuskan terjun ke dunia politik dengan bergabu...