Sekolah Rakyat Akan Dibangun di Maros, Bupati Chaidir Syam: Prioritaskan Anak Kurang Mampu

Nhico
Nhico

Kamis, 24 April 2025 15:54

Bupati Chaidir Syam.
Bupati Chaidir Syam.

Pedomanrakyat.com, Maros — Maros menjadi salah satu dari 200 kabupaten/kota di Indonesia yang terpilih untuk pendirian Sekolah Rakyat.

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, saat ini program tersebut masih identifikasi awal. Salah satu persyaratan utama adalah tersedianya lahan minimal 6 hingga 7 hektare.

Pemerintah Kabupaten Maros mengusulkan lahan seluas 2 hektare yang berada di Leang-Leang untuk tahap awal pembangunan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tim pusat dan lahan tersebut telah diterima. Jika semua berjalan lancar, pembangunan fisik sekolah ini akan dimulai pada Juli 2025,” katanya, Kamis, 24 April 2025.

Sekolah Rakyat ini ditujukan untuk warga miskin yang memiliki potensi akademik. Calon siswa tetap harus mengikuti proses seleksi, termasuk tes IQ sebagai salah satu indikator penerimaan.

“Meski diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sekolah ini tetap selektif. Harus ada tes untuk mengukur potensi siswa,” ujarnya.

Rencananya, sekolah ini akan mencakup jenjang pendidikan dari SD hingga SMA dan menerapkan sistem boarding school.

Seluruh fasilitas, termasuk asrama dan makan sehari-hari, akan disediakan secara gratis oleh pemerintah.

“Konsepnya asrama. Anak-anak akan tinggal di sekolah, belajar dan makan di sana, semua gratis,” jelasnya.

Program ini juga mengatur komitmen dari orang tua siswa. Mereka harus menandatangani kesepakatan agar tidak menarik anak dari sekolah untuk keperluan kerja atau alasan lain yang bisa mengganggu proses pendidikan.

“Orang tua wajib tanda tangan komitmen. Tidak boleh sembarangan memanggil anak untuk membantu bekerja di rumah,” tegasnya.

Sekolah Rakyat di Maros dirancang sebagai institusi pendidikan unggulan.

Saat ini proses rekrutmen tenaga pendidik sedang berjalan.

“Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan juga tengah mendata guru-guru potensial yang dapat ditempatkan di daerah,” imbuhnya.

Jumlah warga miskin di Kabupaten Maros mencapai sekitar 4.000 jiwa.

Program Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 April 2026 20:20
Respons Cepat Gubernur Sulsel, Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Parepare
Pedomanrakyat.com, Parepare – Peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Matalie, dekat Permandian Lumpue, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki B...
Daerah21 April 2026 19:26
Jaga Potensi Daerah, Pemkab Sidrap dan Kemenkum Sulsel Sepakat Lindungi Kekayaan Intelektual
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Ke...
Metro21 April 2026 18:22
Benchmark ke Blok M, Munafri Siapkan Transformasi Pasar Sentral Makassar Jadi Pusat Ekonomi Modern
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan komitmen serius dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan perdaganga...
Metro21 April 2026 17:27
Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi: Semangat Kartini Harus Hidup dalam Aksi Nyata Perempuan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi, menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupka...