Sempat Emosi saat Dikatai oleh Mahasiswa, Ini Penjelasan Ketua DPRD Palopo Darwis

Nhico
Nhico

Sabtu, 10 Mei 2025 11:49

Ketua DPRD Palopo Darwis.
Ketua DPRD Palopo Darwis.

Pedomanrakyat.com, Palopo – Ketua DPRD kota Palopo Darwis buka suara soal keributan yang terjadi saat menerima aspirasi pengunjuk rasa di kantor DPRD.

Keributan tersebut terjadi saat aksi memperingati Hari Buruh Internasional, Kamis, 1 Mei 2025 kemarin oleh aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Dalam aksi itu, puluhan mahasiswa membawa sejumlah tuntutan untuk disampaikan di DPRD Palopo kemudian diteruskan ke pusat.

Darwis mengatakan, awalnya semua berjalan dengan baik saat para pengunjuk rasa mulai berdatangan.

“Jadi awalnya itu mahasiswa ini datang demo, minta masuk kita terima tapi kita sampaikan perwakilan saja lima orang, kita kasi masuk mi siapa yang paling kita percaya tapi mereka tidak mau. Akhirnya semuanya masuk.” ungkap Darwis saat dihubungi, Selasa, (06/5).

Kata Darwis, saat sudah berada di dalam ruangan, para pengunjuk rasa mulai menyampaikan maksud dan tujuannya berdemonstrasi.

“Saat didalam, kita mulai dengar aspirasinya, mereka bicara menyampaikan pendapat hingga kita sudah mau terbitkan rekomendasi, jadi sudah mau selesai, tiba-tiba ada yang minta lagi bicara 1 orang.” ucapnya.

“Nah dia bicara menjelaskan bahwa DPRD ini bobrok, apalah, kita terima yah namanya kritikan biasa saja tapi tiba-tiba diujung kata dia langsung bilang “What The Fu*k” wah saya kemudian bereaksi bilang apa maksudnya bicara begitu.” tegasnya.

Politisi NasDem itu kemudian mempertanyakan maksud dan tujuan dari mahasiswa tersebut menyebutkan kata itu.

Mengingat lanjut Darwis, kata tersebut bukan kata yang baik dan tidak boleh digunakan.

“Saya juga tanya tolong tarik kata-kata itu, minta Maaf tapi tidak mau, jadinya semua anggota dewan yang ada disitu juga mulai geram. Itulah yang membuat saya pukul meja karena (bahasa) itu,” jelasnya.

“Saya sampaikan saya ini lama ikut sama orang kulit putih, bahasa seperti itu sakral bagi mereka dikeluarkan, akhirnya batal itu rekomendasi karena sudah ribut.” tandasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro22 April 2026 23:27
Langkah Berani Wali Kota Munafri, Hemat Rp60 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas Hingga 70 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali membuat gebrakan memangkas anggaran sekitar Rp-60 miliar, di tahun ...
Politik22 April 2026 22:28
Jelang P2P 2026, Bawaslu Sulsel Kuatkan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin pengawasan partisipatif, mela...
Daerah22 April 2026 21:29
Bupati Syaharuddin Alrif di Tudang Sipulung, Target 1 Juta Ton Gabah Jadi Komitmen Bersama
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tudang sipulung mempersiapkan musim tanam (MT) II gun...
Metro22 April 2026 20:30
Wawali Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal...