Supir Taxi Online Dikeroyok 4 Begal, Ditembak 10 Kali Tak Mempan, Pelaku Lari Ketakutan

Jennaroka
Jennaroka

Kamis, 20 Mei 2021 19:03

Supir Taxi Online Dikeroyok 4 Begal, Ditembak 10 Kali Tak Mempan, Pelaku Lari Ketakutan 

Pedoman Rakyat, Banten – Epi Hanapi, supir taxi online di Cileles, Lebak, Banten, mendadak bikin heboh. Ia jadi korban begal. Hebohnya, 4 pelaku begal gagal beraksi setelah calon korbannya ternyata kebal peluru. Epi Hanapi ditembaki sampai sepuluh kali, tapi tak mempan. Pelaku pun akhirnya lari ketakutan.

Begini ceritanya! Kejadiannya Rabu 19 Mei, malam kemarin. Setelah menerima orderan penumpang, Epi menuju titik yang ditentukan. Seperti tak ada yang mencurigakan, empat penumpang naik ke mobilnya. Epi melihatnya seperti penumpang biasa. Tak ada yang mencurigakan. Keempat begal itu, menaiki taksi online yang dikemudikannya di sekitar Kota Serang.

Saat itu, keempatnya memesan taksi menuju ke Cileles, Lebak, Banten. Ketika mobil melintasi jalanan sepi, keempat begal mulai beraksi. Seorang begal langsung mengeluarkan senjata api, lalu menembakkannya dari arah belakang. Satu begal yang duduk di belakang berhasil menembakan 10 peluru ke arah punggung dan kepala Epi.

“Di tengah jalan saya tiba-tiba ditembak dari belakang,” kata Epi saat melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Lebak.

Setelah mendapat 10 tembakan, Epi masih sadar dan berusaha mempertahankan kemudi. Epi terus melawan para begal yang semakin gelap mata. Satu begal yang duduk di depan berusaha merebut kunci mobil. Epi terus melawan sekuat tenaga dalam kondisi tubuh tertembus peluru. Korban lantas menghentikan mobil dan mengajak mereka berduel.

Kondisi di sekitar kejadian kata Epi sangat sepi, gelap gulita, dan jauh dari permukiman. Ketika semuanya turun dari mobil, Epi langsung menantang duel empat begal. Namun, yang terjadi malah keempat begal tersebut lari ke hutan.

“Mungkin mereka enggak sangka saya masih bisa melawan” jelasnya. Setelah lolos dari maut, korban langsung pulang ke rumah. Dia lantas datang ke Polres Lebak keesokan harinya. Saat polisi memeriksa mobil korban, ditemukan peluru berserakan di mobil.

Polisi menyebut jika senjata yang dipakai begal adalah airsoft gun. Di dalam mobil pun ditemukan alat setrum yang diduga milik pelaku untuk melumpuhkan korbannya. “Sudah diterima dan sedang diproses,” kata petugas piket PPA Satreskrim Polres Lebak, Brigadir Limbong. Saat ini polisi masih memburu pelaku begal.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah17 Juli 2026 14:23
Jalan Kuri Caddi Maros Mulai Dikerjakan, Anggaran Capai Rp1,18 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros mulai merealisasikan program peningkatan infrastruktur jalan pada 2026. Salah satunya mela...
Daerah17 Juli 2026 14:04
Pemkab Luwu Timur Tingkatkan Budaya Siaga Bencana Lewat Sosialisasi KIE
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya peningkatan kes...
Politik17 Juli 2026 13:12
Amirullah Nur Saenong Resmi Bergabung SOKSI, Andi Patarai: Sebuah Kehormatan bagi Kami
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai ...
Metro17 Juli 2026 13:09
Wali Kota Tasming Hamid Bangga, Dua Pelajar Parepare Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional Panama
Pedomanrakyat.com, Parepare – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kota Parepare. Dua siswa SD Hafidz Al Qurbah Parepare dipercaya ...