Tidak Terapkan PPKM, Ini Alasan Pemkab Takalar

Nhico
Nhico

Selasa, 13 Juli 2021 18:27

Tidak Terapkan PPKM, Ini Alasan Pemkab Takalar 

Pedoman Rakyat, Takalar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar tidak menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik Darurat ataupun Mikro, sekolah tatap muka juga rencananya akan dibuka, Senin (13/7).

Bupati Takalar, Syamsari Kitta dalam pernyataan resminya mengatakan hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan secara offline para siswa.

Langkah ini juga diambil, sebagai upaya Pemerintah untuk memperkuat UMKM yang hampir dua tahun ini tertatih bertahan ditengah pandemi.

“Kita tidak menerapkan PPKM cukup dengan protokol covid-19 yang ketat untuk memperkuat UMKM,” tegas H. Syamsari.

Kata Bupati, Pemerintah saat ini mengupayakan agar sekolah tatap muka dibuka kembali melalui percobaan sekolah tatap muka di tingkat SD dan SMP.

Syamsari menilai di masa pandemi ini, tidak membuat masyarakat menyerah tetapi harus disikapi dengan melakukan kegiatan variatif tanpa melanggar protokol kesehatan.

“Melihat kondisi sekarang, hampir semua anak-anak yang berkeliaran tidak menghiraukan protokol kesehatan.

Ia menjelaskan Sekolah tatap muka ini akan berlangsung dengan sistem pembelajaran yang didesain agar tidak terjadi penumpukan siswa disekolah dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Contohnya, kelas 1 dan 2 akan belajar tatap kemudian kelas 3 dan 4 masuk jam berikutnya, sehingga jam belajar siswa hanya berlangsung dua jam.

“Oleh karena itu, saya mengusulkan agar sekolah tatap muka dibuka saja, dengan memberlakukan prokes yang ketat. Maka dengan cara ini anak-anak kita justru akan lebih terjaga,” papar H. Syamsari.

Sekolah Tatap Muka juga dibenarkan Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Takalar Irwan. Ia menjelaskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dibuka berdasarkan beberapa sekolah yang mendapatkan rekomendasi dari tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Gowa.

“Ada beberapa sekolah yg sdh mendapat rekomendasi dari tim gugus covid, setelah di adakan verifikasi ke sekolah sekolah,” kata Kadis.

Ia mengungkap, PTM dibuka dengan Protokol Kesehatan yang sangat ketat. “Iye, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dengan prokes yg sangat ketat,” pungkas Irwan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro22 April 2026 23:27
Langkah Berani Wali Kota Munafri, Hemat Rp60 Miliar, Pangkas Perjalanan Dinas Hingga 70 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali membuat gebrakan memangkas anggaran sekitar Rp-60 miliar, di tahun ...
Politik22 April 2026 22:28
Jelang P2P 2026, Bawaslu Sulsel Kuatkan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin pengawasan partisipatif, mela...
Daerah22 April 2026 21:29
Bupati Syaharuddin Alrif di Tudang Sipulung, Target 1 Juta Ton Gabah Jadi Komitmen Bersama
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tudang sipulung mempersiapkan musim tanam (MT) II gun...
Metro22 April 2026 20:30
Wawali Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal...