UMI Tembus Rp 5,7 Miliar Pendanaan Riset 2026, Bukti PTS Indonesia Timur Ini Unggul dan Produktif

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 12 Mei 2026 12:38

Penandatanganan kontrak Pendanaan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Hilirisasi Tahun 2026 lingkup LLDIKTI Wilayah IX.
Penandatanganan kontrak Pendanaan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Hilirisasi Tahun 2026 lingkup LLDIKTI Wilayah IX.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Indonesia Timur. Tahun ini, sebanyak 54 judul penelitian dosen UMI berhasil lolos dalam Program Pendanaan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Hilirisasi Tahun 2026 lingkup LLDIKTI Wilayah IX.

Capaian membanggakan itu ditandai melalui penandatanganan kontrak pendanaan yang berlangsung di Aula Ridwan Saleh Mattayang, Senin (11/5/2026), sekaligus menjadi bukti konsistensi UMI dalam membangun budaya riset, inovasi, dan pengabdian yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Program pendanaan tersebut mencakup berbagai skema strategis, mulai dari penelitian dosen, pengabdian kepada masyarakat, hilirisasi riset prioritas, hingga Program Inovasi Seni Nusantara.

Penandatanganan kontrak dilakukan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, dan dihadiri perwakilan UMI, Prof. Dr. Ir. H. Dirgahayu Lantara, bersama jajaran pimpinan lembaga riset dan pengabdian UMI.

Dalam sambutannya, Dr. Andi Lukman menyampaikan apresiasi atas capaian perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI IX yang dinilai semakin kompetitif secara nasional.

Andi Lukman menyebut, LLDIKTI Wilayah IX berhasil menempati posisi ketiga nasional dalam jumlah penerima pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Ini capaian yang membanggakan. Kompetisi sangat ketat, tetapi perguruan tinggi di wilayah timur terus menunjukkan kualitas dan daya saing yang luar biasa,” ujar Dr. Lukman.

Dari total 4.142 usulan penelitian yang masuk secara nasional, sebanyak 992 judul berhasil memperoleh pendanaan. Sementara untuk pengabdian kepada masyarakat, dari 1.005 usulan, sebanyak 231 judul dinyatakan lolos.

Bagi UMI, capaian ini bukan sekadar angka. Wakil Rektor I UMI, Prof. Dirgahayu Lantara, menegaskan keberhasilan tersebut lahir dari proses panjang penguatan budaya akademik yang terus dibangun secara konsisten.

“LP2S dan LPkM UMI telah tertata dengan baik sehingga kaderisasi peneliti dan pengabdi berjalan optimal. Kami terus mendorong agar penguatan pengabdian masyarakat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas riset dosen,” kata Prof Dirgahyu.

Prof Dirgahayu menambahkan, UMI saat ini juga terus memperkuat langkah internasionalisasi akademik melalui kolaborasi riset dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri, serta memperluas kemitraan dengan dunia industri untuk mendorong hilirisasi hasil penelitian.

Sementara itu, Sekretaris LP2S UMI, Prof. Andi Aladin, menjelaskan dari total 54 judul penelitian yang lolos, terdiri atas berbagai skema kompetitif nasional, termasuk penelitian ongoing, uji prototipe, hibah pascasarjana, penelitian fundamental, hingga penelitian terapan.

Total pendanaan yang diraih UMI mencapai lebih dari Rp5,7 miliar.

Tak hanya itu, dosen-dosen UMI juga meraih pendanaan tambahan melalui sejumlah program strategis nasional lainnya, seperti hibah Bestari, Healers Tech, Penelitian Sinergi, hingga pendanaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menurut Prof. Andi Aladin, capaian ini tidak lepas dari pendampingan intensif yang diberikan kampus kepada para dosen.

“Kami ingin membangun budaya riset yang kuat, produktif, dan berdaya saing internasional. Karena itu, pendampingan dosen terus kami lakukan secara sistematis,” jelas Prof Aladin.

Dengan capaian ini, UMI kembali mempertegas identitasnya bukan hanya sebagai kampus pendidikan, tetapi juga kampus riset, kampus inovasi, dan kampus yang menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Bagi UMI, penelitian bukan sekadar karya ilmiah di atas meja, tetapi jalan pengabdian untuk menjawab kebutuhan zaman sejalan dengan jati dirinya sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, serta Kampus Bereputasi dan Berdampak.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik12 Mei 2026 16:15
Andi Putriana Pimpin Konsolidasi hingga Akar Rumput, Komitmem Solidkan Kader PSI di Kepulauan Selayar
Pedomanrakyat.com, Selayar – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Hj. Andi Putriana, membawa semangat perub...
Ekonomi12 Mei 2026 15:35
Bank Sulselbar Siap Biayai Petani Jagung Selayar, Dukung Program GEMETAR
Pedomanrakyat.com, Selayar – Bank Sulselbar Cabang Selayar menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten ...
Nasional12 Mei 2026 15:31
Miliki 23 Persen Mangrove Dunia, Indonesia Dorong Kemitraan Global Lewat World Mangrove Center
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Dalam rangkaian Sidang ke-21 United Nations Twenty-first United Nations Forum on Forests di Markas Besar PBB, New ...
Hiburan12 Mei 2026 15:13
Digelar Empat Hari, Wali Kota Makassar Akan Buka MIWF 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar untuk pertama kalinya terlibat langsung dalam penyelenggaraan Makassar International Writ...