Wabah Kolera Telah Bunuh 110 Orang di Malawi Sejak Maret

Editor
Editor

Rabu, 05 Oktober 2022 12:15

Ilustrasi wabah kolera.(F-INT)
Ilustrasi wabah kolera.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Malawi Wabah kolera di Malawi telah menyebar ke-22 dari 28 distrik di negara itu hingga membunuh 110 orang serta menulari 3.891 orang lainnya sejak kasus pertama dilaporkan pada Maret 2022, kata Menteri kesehatan, Selasa (4/10/2022).

Kasus pertama infeksi itu, yang membuat lemah penderitanya serta menyebar terutama melalui makanan dan air yang tercemar, pada Maret dilaporkan muncul di distrik Machinga, Malawi bagian selatan.

Sejak itu, wabah kolera di Malawi menyebar cepat ke wilayah-wilayah lain dan meningkatkan kekhawatiran bisa memburuk saat awal musim hujan pada November dan Desember.

Menteri Kesehatan Khumbize Chiponda mengatakan melalui pernyataan bahwa sebagian besar orang yang meninggal karena wabah itu adalah mereka yang terinfeksi namun tidak segera mendapat perawatan di fasilitas kesehatan.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 April 2026 22:28
Jelang P2P 2026, Bawaslu Sulsel Kuatkan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin pengawasan partisipatif, mela...
Daerah22 April 2026 21:29
Bupati Syaharuddin Alrif di Tudang Sipulung, Target 1 Juta Ton Gabah Jadi Komitmen Bersama
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tudang sipulung mempersiapkan musim tanam (MT) II gun...
Metro22 April 2026 20:30
Wawali Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal...
Nasional22 April 2026 19:33
Indonesia Perkuat Kolaborasi Kelola Hutan dan Perubahan Iklim Tingkat Regional Dalam 22nd AWG-FCC Meeting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia turut aktif menghadiri Pertemuan ke-22 Kelompok Kerja ASEAN tentang Hutan dan Perubahan Iklim (The 22nd A...