Pedomanrakyat.com, Maros – Gerakan wakaf buku yang telah diluncurkan Bupati Maros Chaidir Syam, 17 Januari 2021 di warkop Bagas, Maros, kini memasuki tahun kelima dilaksanakan.
Salah satu impian Chaidir Syam, ingin menjadikan Maros kabupaten literasi, salah satu pendukungnya perlunya pemerataan sumber-sumber bacaan di setiap perpustakaan desa, komunitas baca dan perpustakaan sekolah di Maros.
Untuk mendukung asa bupati Maros Chaidir Syam, tidak hanya bertumpu pada pemerintah daerah, melainkan perlunya inisiasi masyarakat ikut terlibat menyediakan sumber-sumber bacaan yang disalurkan melalui berbagai perpustakaan komunitas, perpustakaan masjid dan perpustakaan sekolah.
Baca Juga :
Bachtiar Adnan Kusuma, Tokoh literasi perbukuan Nasional yang juga Ketua Gerakan Pembudayaan Minat Baca Maros, menggalang berbagai penulis di Indonesia, terutama di Sulsel untuk berdonasi buku, kemudian Bachtiar Adnan Kusuma melibatkan DPC AMTI Maros, Ika BKPRMI Maros, PKK, GPMB dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maros untuk disakurkan kepada masyarakat.
Ribuan buku donasi para penulis yang dihimpun Bachtiar Adnan Kusuma, disalurkan di berbagai perpustakaan masjid, desa, sekolah dan komunitas di Maros. Selain itu, BAK juga menyalurkan wakaf buku di Jeneponto, Gowa, Makassar dan Takalar.
” Wakaf buku Maros telah berlangsung sejak 2021 hingga sekarang dan menjadi contoh baik bagi daerah lain di Sulsel. Dan ini prakarsa Bapak Bupati Chaidir Syam yang cinta buku” kata BAK.
Karena itu, gerakan wakaf buku ini ikut serta mendukung salah satu parameter majunya Tingkat Kegemaran Membaca yang telah diperjuangkan Bupati Chaidir Syam di Maros dan berhasil menjadikan Maros kabupaten tertinggi TGM hasil kajian Perpustakaan Nasional tahun 2024 yaitu di angka 90,94 persen sangat tinggi.
Pada Kamis Tgl 23 Januari 2025 kembali diserahkan wakaf buku di Perpustakaan SMA Negeri 1 Maros, diterima Kepala Perpustakaan Dra Hj.Rahma disaksikan Kepsek SMA 1 Maros Takbir, S.Pd.M.Pd.” Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Maros Chaidir Syam yang telah memprakarsai Wakaf Buku di Maros” kata Hj.Rahma.
Komentar