Waspada, Ada Bahan Merkuri Dibuat Kosmetik

Nhico
Nhico

Senin, 18 April 2022 10:58

Waspada, Ada Bahan Merkuri Dibuat Kosmetik

Pedomanrakyat.com, Makassar – Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar bersama Anggota DPR RI Ashabul Kahfi menggelar Sosialiasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi, Minggu (17/04/2022).

Meski dalam kondisi Bulan Suci Ramadan, kegiatan yang didominasi emak-emak ini tetap ramai mengikuti sosialisasi yang membahas bahaya dan dampak bahan tambahan pangan (BTP) bagi kesehatan yang tidak berizin dari instansi resmi. Dalam regulasi, BTP diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. H. Ashabul Kahfi M.Ag dalam sambutan mengajak peran aktif masyarakat untuk mengetahui produk yang baik dan tidak bagi makanan yang akan dikonsumsi yang akan dipaparkan oleh BPOM.

“Saudara tahu kenapa sosialiasi itu penting? Khususnya seperti ini sosialisasi BPOM? Ibu dan bapak yang juga hadir, salah satu beruntung di dunia. Tidak semua negara ada lembaga BPOMnya. Untuk itu perlunya memahami dampak dari bahan yang membahayakan bagi kesehatan kita,” ujar legislator dari faksi Partai Amanat Nasional ini.

Selain makanan yang akan dikonsumsi, Obat yang akan dicerna tubuh juga perlu dipahami yang baik dan tidak. Kahfi semisal menjelaskan obat tradisional, harus ada label izin edar dari BPOM. Sebab izin edar sebelum dikeluarkan melalui berbagai mekanisme penelitian. Fungsinya agar layak dikonsumsi.

Sementara Kepala Balai BPOM Dra. Hardaningsih menuturkan seiring berkembangnya dunia digital, promosi produk kosmetik semakin luas. Tetapi produk kosmetik tidak diiringi dengan nomor izin edar dan legalitas resmi dari BPOM.

“Seperti logam berat, merkuri dan air aksa. Jika dipakai di kosmetik dampaknya sangat berbahaya. Sangat banyak korban yang didapati. Apalagi jika merkuri masuk ke pembulu darah, karena merkuri tidak bisa hancur di dalam tubuh, jangka panjangnya menjadi penyakit. Ibu-ibu tidak ingin cerah sesaat aja kan? Jadi lebih baik gunakan produk dengan izin resmi,” katanya.

Sehubungan kegiatan dilaksanakan dalam suasana masih pandemi dan bulan suci ramadan. Di akhir acara, Anggota DPR RI dari fraksi Partai Amanat Nasional Dr. H. Ashabul Kahfi memberikan sembako kepada para peserta yang hadir.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...