Anggota DPRD Makassar Sidak ke Pasar Bacan, Ada Apa?

Editor
Editor

Sabtu, 22 Agustus 2020 14:37

Anggota DPRD Makassar Sidak ke Pasar Bacan, Ada Apa?

Pedoman Rakyat, Makassar – Menindak lanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP), Komisi B DPRD Kota Makassar turun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Bacan, Jalan Bacan, Kelurahan Kampung Melayu Baru, kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sabtu (22/8/2020).

Sidak ini merupakan hasil laporan warga yang menlaporkan tata kelola pasar yang dinilai semraut dan melebihi kapasitas yang tersedia.

“ini merupakan tindak lanjut keluhan warga karena awalnya disepakati tidak ada penambahan pedagang. Nyatanya makin meluas.” keluh Herman Sutono warga jalan Bacan.

Herman juga menambahkan bahwa penambahan pedagang ini kadang tidak ada ijin dari pemilik ruko atau rumah yang digunakan depan pekarangan mereka sehingga mengganggu aktivitas warga yang hendak keluar masuk dari rumah mereka.

Sementara, pengelola pasar Bacan, Daud Musali, mengatakan kondisi pasar Bacan saat ini sudah lebih baik ketimbang tahun lalu. Bahkan Ia mengaku sudah membenahi atas instruksi camat setempat.

“Sekarang itu kita sudah merapikan sesuai instruksi dari pak camat. Kita sudah ganti meja dari meja kayu ke meja besi lipat. Hanya memang sebagian masih meja untuk jual babi itu karena babinya dia potong di sana,” kata Daud.

Lebih lanjut Daud mengatakan, pedagang sekarang banyak pindahan dari Pasar Sentral. Ada sekira 17 meja.

“Ada banyak pindahan dari pasar sentral ada 17 tambahan. Tapi dulu tidak ada ji yang komplen. Bahkan sudah pernah rapat bersama bahwa jumlah pedagang cukup batasnya 114 meja.” ujar ketua LPM Mandiri ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, William Laurnt, mengatakan keadaan pasar memang agak semraut, dan berharap pemerintah setempat memberikan kenyamanan juga bagi warga setempat.

” Kita akan tetap bersikap tegas terhadap penataan pasar tersebut, agar semua pihak bisa merasa nyaman dan tidak ada yang dirugikan.” ujar Politisi PDIP ini.

Menurutnya semua harus bisa berjalan dengan baik tanpa mencederai yang lain.

“Pedagang kan juga mencari hidup. Cuma masing-masing harus nyaman, warga di sini juga nyaman, penjual juga nyaman,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 April 2026 20:20
Respons Cepat Gubernur Sulsel, Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Parepare
Pedomanrakyat.com, Parepare – Peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Matalie, dekat Permandian Lumpue, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki B...
Daerah21 April 2026 19:26
Jaga Potensi Daerah, Pemkab Sidrap dan Kemenkum Sulsel Sepakat Lindungi Kekayaan Intelektual
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Ke...
Metro21 April 2026 18:22
Benchmark ke Blok M, Munafri Siapkan Transformasi Pasar Sentral Makassar Jadi Pusat Ekonomi Modern
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan komitmen serius dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan perdaganga...
Metro21 April 2026 17:27
Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi: Semangat Kartini Harus Hidup dalam Aksi Nyata Perempuan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi, menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupka...