Athirah Siapkan Program Unggulan, Lengkap dengan Kelas Persiapan ke Universitas Internasional

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 17 Oktober 2025 19:23

Konferensi Pers SPMB Sekolah Islam Athirah, Jumat (17/10/2025).
Konferensi Pers SPMB Sekolah Islam Athirah, Jumat (17/10/2025).

Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekolah Islam Athirah siap membuka penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027 dengan sejumlah program unggulan, mulai dari kurikulum adab, tahfiz intensif, hingga kelas persiapan ke universitas internasional.

Sekolah yang telah berkiprah selama 41 tahun ini membuka penerimaan murid baru lebih awal, mulai 20 Oktober 2025. Tahun ini, Athirah menyiapkan 1.101 kursi di empat wilayah yakni Kajaolalido, Bukit Baruga, Racing Center dan Bone.

“Tahun ini kami menyiapkan 1.101 kursi untuk empat wilayah operasional Athirah, yakni Kajaolalido, Bukit Baruga, Racing Center dan Kabupaten Bone,” kata Syamril saat sesi Konferensi Pers SPMB Sekolah Islam Athirah, Jumat (17/10/2025).

Salah satu keunggulan utama Athirah terletak pada program pendidikan berbasis karakter dan nilai-nilai Islam, yang dirangkum dalam Kurikulum Adab Athirah. Program ini memuat 84 adab keseharian siswa, mulai dari cara berinteraksi dengan guru dan teman hingga sikap terhadap lingkungan.

“Program ini sejalan dengan Revolusi Adab Pemerintah Kota Makassar. Kami ingin siswa Athirah tumbuh tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas, tetapi sopan dan berakhlak baik,” jelas Syamril.

Selain itu, program tahfiz Al-Qur’an di Athirah juga menjadi daya tarik tersendiri. Dengan alokasi waktu 5 hingga 6 jam pelajaran per pekan, siswa didorong untuk tidak hanya membaca tetapi juga memahami makna ayat-ayat suci.

Athirah juga terus beradaptasi dengan perkembangan global melalui kelas internasional, yang dirancang bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Program ini dilengkapi dengan pelatihan TOEFL, kurikulum berstandar internasional, serta program magang di perusahaan untuk membekali siswa dengan pengalaman dunia kerja sejak dini.

Dari sisi tenaga pendidik, Athirah memiliki sekitar 700 guru dan karyawan profesional yang setiap tahun dievaluasi melalui sistem rapor kompetensi guru, sebuah langkah yang jarang dilakukan lembaga pendidikan lain.

“Untuk prasarana, sekolah ini tengah mempersiapkan sejumlah pengembangan fasilitas, termasuk pembangunan aula besar di Kajaolalido dan gedung baru tahap dua untuk jenjang SD di Bukaka, Bone,” pungkasya.

Menariknya, tahun ini tidak ada kenaikan biaya pendidikan. Justru, Athirah memberikan berbagai insentif berupa potongan biaya bagi 400 pendaftar pertama, diskon loyalitas untuk siswa yang melanjutkan ke jenjang berikutnya di Athirah, serta potongan khusus bagi alumni yang menyekolahkan anaknya di sekolah ini.

Dengan kombinasi kurikulum terpadu antara Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, dan hasil studi banding ke luar negeri, Sekolah Islam Athirah terus membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang mampu menyeimbangkan aspek akademik, spiritual, dan karakter.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional23 Juni 2026 23:32
Kemenhut Perkuat Revitalisasi Hutan Alam dan Hutan Tanaman, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Pusat Kebijakan Strategis (Pusjastra) terus memperkuat upaya pengelolaan h...
Metro23 Juni 2026 22:30
Dihadapan 41 Delegasi dari 28 Negara, Munafri Promosikan Potensi Makassar ke Duta Besar Dunia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Diplomasi budaya dan kuliner menjadi pintu masuk Pemerintah Kota Makassar untuk memperkenalkan potensi daerah kepa...
Ekonomi23 Juni 2026 21:27
Kalla Logistics Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Standar Operasional Transporter Komprehensif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional transporter Kalla Logistics. Oleh karena itu, s...
Metro23 Juni 2026 20:34
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Keluarga Korban Terseret Arus Sungai di Soppeng
Pedomanrakyat.com, Soppeng – Duka masih menyelimuti keluarga almarhum Hatta Dg Manessa (71), seorang petani sekaligus pekebun asal Desa Abbanuan...